Indonesia menghormati Tamkeen dengan Penghargaan HWPA untuk mendukung pekerja migran di Yordania

(MENAFN – Jordan Times) AMMAN – Pemerintah Indonesia menganugerahi Tamkeen untuk Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia, sebuah organisasi nirlaba di Yordania, Hassan Wirajuda Citizen Protection Award (HWPA) 2020 atas ‘kerja luar biasa’ dalam melindungi pekerja Indonesia di Jordan, menurut keterangan dari Kedutaan Besar Indonesia.

Sejak 2009, Tamkeen telah bekerja sama dengan Kedutaan Besar Indonesia di Amman dalam memberikan advokasi dan bantuan kepada lebih dari 800 pekerja migran Indonesia yang menghadapi penganiayaan dan penganiayaan, kata pernyataan itu.

Masalah paling umum termasuk pelecehan fisik dan seksual, pembayaran kurang dari upah minimum, pemotongan dan pembayaran gaji tidak, dan pemotongan paspor, menurut pernyataan itu.

Selain itu, bekerja sama dengan lembaga dan masyarakat terkait di Yordania, Tamkeen juga telah memberikan pendampingan dan dukungan hukum bagi WNI yang menjadi ‘korban perdagangan manusia di Yordania’.

Kepala Misi Ad-Interim KBRI Adriansyah atas nama pemerintah menyerahkan penghargaan HWPA 2020 kepada Linda Al Kalash, Direktur Tamkeen di KBRI pada hari Jumat.

Atas nama pemerintah Indonesia, saya ingin menyampaikan apresiasi kepada Tamkeen atas upaya yang tiada henti dalam mendukung kerja kedutaan untuk memberikan perlindungan kepada warga negara kita di Amman, kata Adriansyah.

‘Perlindungan warga telah menjadi salah satu prioritas utama kedutaan, dan kami berharap dapat menjalin kerja sama yang lebih kuat dengan Tamkeen, termasuk dengan pemangku kepentingan lainnya, terkait masalah ini,’ katanya.

Penghargaan HWPA tahunan, yang dimulai sejak 2015, dinamai mantan menteri luar negeri Indonesia Hassan Wirajuda sebagai pengakuan atas perannya sebagai pemrakarsa dan pelopor perlindungan warga negara.

Ia memperkenalkan konsep Citizen Service dan membentuk unit khusus di Kementerian Luar Negeri untuk bertanggung jawab atas perlindungan WNI dan layanan BHI di luar negeri.

Penerima HWPA tidak hanya warga negara Indonesia saja, tetapi juga warga negara asing yang bekerja untuk misi Indonesia di luar negeri.

HWPA 2020 terdiri dari 23 penerima dari delapan kategori berbeda, yang meliputi kepala misi, staf diplomatik, LSM, diaspora, kedutaan dan pemerintah daerah, kata pernyataan itu.

Tamkeen adalah satu-satunya LSM yang menerima penghargaan tahun ini, menurut pernyataan itu

MENAFN19122020000028011005ID1101309386

Penafian Hukum: MENAFN memberikan informasi “sebagaimana adanya” tanpa jaminan apapun. Kami tidak bertanggung jawab atau berkewajiban atas keakuratan, konten, gambar, video, lisensi, kelengkapan, legalitas, atau keandalan informasi yang terkandung dalam artikel ini. Jika Anda memiliki keluhan atau masalah hak cipta terkait artikel ini, silakan hubungi penyedia di atas.

Source