Indonesia kecewa dengan larangan masuk Taiwan bagi pekerja migran Indonesia | Berita Taiwan

Taiwan terus melarang masuk pekerja migran Indonesia.

Taiwan terus melarang masuk pekerja migran Indonesia.

(Foto CNA)

TAIPEI (Taiwan News) – Pemerintah Indonesia pada Kamis (17/12) menyatakan penyesalan atas keputusan Taiwan untuk memperpanjang larangan masuk bagi pekerja migran Indonesia tanpa batas waktu, mendesaknya untuk mempertimbangkan kembali langkah tersebut.

Dalam konferensi pers pada hari Rabu, Menteri Kesehatan Taiwan Chen Shih-chung (陳 時 中) mengumumkan pemerintah akan terus menangguhkan masuknya pekerja migran Indonesia karena meningkatnya jumlah kasus virus corona yang diimpor dari Indonesia. Taiwan telah memberlakukan larangan masuk sementara bagi semua pekerja migran Indonesia dari 4-17 Desember setelah menerima 28 kasus impor dari negara Asia Tenggara hanya dalam lima hari.

Menurut Chen, seluruh 85 TKI yang didiagnosis COVID-19 di Taiwan saat ini berasal dari 14 agen ketenagakerjaan di Indonesia. Karena banyak dari mereka telah menunjukkan bukti tes virus korona negatif sebelum penerbangan, dia meragukan hasil tes yang dikeluarkan sepenuhnya dapat dipercaya.

Setelah berjanji untuk menyelidiki 14 agen tenaga kerja dan langkah-langkah pencegahan epidemi mereka, pemerintah Indonesia mengatakan pada Kamis bahwa pihaknya kecewa dengan keputusan Taiwan. Benny Rhamdani, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, mengatakan dalam pernyataannya, pemerintah Taiwan seharusnya tidak mengambil keputusan terlalu dini sebelum hasil penyelidikan keluar.

Rhamdani mencontohkan, 12 dinas ketenagakerjaan telah melakukan perbaikan pada balai pelatihan dan asrama pekerjanya di bawah pengawasan pemerintah. Sedangkan dua organisasi lainnya masih perlu meningkatkan tindakan pandemi, katanya.

Rhamdani menegaskan, Indonesia serius dalam pencegahan epidemi sekaligus melindungi kesehatan para pekerja migrannya. Dia berharap pemerintah Taiwan menghormati hasil investigasi Indonesia dan menghapus larangan masuk bagi pekerjanya, lapor CNA.


Benny Rhamdani, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. (Foto Badan Perlindungan Buruh Migran Indonesia)

Source