Indonesia dukung perekonomian dengan stimulus $ 8 miliar untuk melawan dampak virus, Auto News, ET Auto

Sejumlah pemerintah dan bank sentral lain di Asia juga telah mengumumkan langkah-langkah dukungan tambahan bagi industri minggu ini untuk menopang kepercayaan karena virus menyebar dan pasar keuangan global jatuh.

JAKARTA: Indonesia mengumumkan paket stimulus senilai 120 triliun rupiah ($ 8,1 miliar) pada hari Jumat untuk mendukung ekonomi terbesar di Asia Tenggara karena penyebaran virus korona mengganggu aktivitas global.

Stimulus, yang mewakili 0,8% dari produk domestik bruto (PDB), termasuk pembebasan pajak penghasilan beberapa pekerja di bidang manufaktur dan memberikan diskon kepada perusahaan manufaktur atas pembayaran pajak perusahaan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan dalam konferensi pers.

Indrawati sebelumnya memperingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat melambat menjadi 4,7% tahun ini jika wabah virus memperlambat pertumbuhan China dan global. Ekonomi Indonesia tumbuh 5,02% tahun lalu.

Sejumlah pemerintah dan bank sentral di Asia juga telah mengumumkan langkah-langkah dukungan tambahan minggu ini untuk menopang kepercayaan karena virus menyebar dan pasar keuangan global jatuh.

Prospek pertumbuhan Bank Indonesia (BI) 2020 sedikit lebih tinggi pada 5,1%, meskipun Gubernur Perry Warjiyo pekan ini mengatakan kemungkinan akan direvisi turun pada pertemuan kebijakan 18-19 Maret, untuk memperhitungkan penyebaran virus secara global. BI memangkas suku bunga bulan lalu sebagai tanggapan terhadap wabah tersebut.

“Ini bukan pengumuman terakhir yang kami buat karena situasinya sangat dinamis,” kata Sri Mulyani saat mengungkapkan rincian aturan pajak baru.

“Kami akan menyiapkan semua instrumen untuk memitigasi dan meminimalisir dampak terhadap perusahaan dan masyarakat,” ujarnya.

Paket stimulus diharapkan dapat memperlebar defisit anggaran tahun ini menjadi 2,5% dari PDB, dari rencana awal menjadi sekitar 1,8%, kata Indrawati.

Keringanan pajak bagi pekerja pabrik akan diberikan kepada mereka yang berpenghasilan 200 juta rupiah atau kurang setahun.

Pemerintah juga membebaskan perusahaan di 19 sektor manufaktur dari kewajiban membayar pajak impor, sekaligus memberikan potongan pajak perusahaan sebesar 30%.

Pengembalian dana pajak pertambahan nilai akan mempermudah perusahaan, terutama bagi eksportir, untuk membantu mengelola arus kas.

Keringanan pajak, yang berlangsung enam bulan mulai April, diperkirakan merugikan pemerintah Rp 22,9 triliun.

Indrawati bulan lalu mengumumkan paket stimulus Rp 10,3 triliun untuk mendukung belanja konsumen dan pariwisata, meski beberapa analis menilai itu terlalu kecil untuk berdampak signifikan.

Dia tidak memberikan rincian tentang stimulus terbaru, tetapi mengatakan pemerintah akan mempertahankan pengeluaran yang direncanakan meskipun ada tekanan pada pendapatan negara.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga mengumumkan langkah-langkah nonfiskal untuk melindungi perekonomian, antara lain melonggarkan aturan ekspor produk perikanan dan kehutanan serta aturan impor baja.

Pelonggaran aturan impor akan diperluas mencakup bahan pangan strategis seperti gula, terigu, dan garam, katanya.

Aturan restrukturisasi pinjaman untuk perusahaan kecil dan menengah akan dipermudah sehingga bank dapat merestrukturisasi pinjaman berapa pun besarnya, kata Ketua Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso.

“Paket stimulus ini tidak terkait langsung dengan pasar saham, namun kami berharap hal ini dapat memberikan kepercayaan bagi pelaku pasar keuangan,” kata Santoso.

Indonesia, negara terpadat keempat di dunia, mengkonfirmasi kasus virus korona pertamanya minggu lalu, tetapi para profesional medis khawatir mungkin ada lebih banyak.

Bank sentralnya telah membeli obligasi pemerintah minggu ini untuk membantu menahan kerugian dalam mata uang rupiah, karena kekhawatiran virus memicu kekalahan pasar global.

Indeks saham utama negara itu jatuh 5% pada Jumat pagi dan menuju penurunan mingguan terbesar sejak Oktober 2008. Rupiah melemah 2% menjadi 14.810 dolar, level terlemah sejak November 2018.

Source