Ilmuwan Berhasil Menangkap Sinyal Radio Misterius, Diduga dari ‘Dunia Luar’

ACCURATE.CO, Ilmuwan diperkirakan telah mendeteksi emisi radio untuk pertama kalinya dari planet yang mengorbit bintang selain matahari.

Dilansir dari Space, Jumat (18/12), tim astronom di balik penelitian ini menggunakan teleskop radio di Belanda untuk mempelajari 3 bintang berbeda. Bintang-bintang ini diketahui memiliki eksoplanet.

Mereka membandingkannya dengan pengamatan Jupiter yang dilihat dari sistem bintang yang jaraknya puluhan tahun cahaya. Salah satu sistem bintang paling menonjol dalam penelitian ini adalah Tau Bootes yang berisi setidaknya satu planet ekstrasurya. Jika pendeteksian berhasil, itu bisa membuka pintu untuk lebih memahami medan magnet exoplanet serta exoplanet itu sendiri.

“Kami menyajikan salah satu petunjuk pertama untuk mendeteksi eksoplanet di medan radio. Kami mengarahkannya ke emisi oleh planet itu sendiri. Dari kekuatan dan polarisasi sinyal radio dan medan magnet planet, ini sesuai dengan prediksi teoretis,” jelas Jake. Turner, seorang astronom di Cornell University sekaligus penulis utama studi ini.

Namun, Turner dan rekan-rekannya belum bisa memastikan apakah sinyal yang mereka ambil benar-benar berasal dari planet yang dijuluki ‘Tau Bootes b’. Jadi, diperlukan pengamatan lebih lanjut terhadap sistem yang berjarak sekitar 51 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Bootes.

Selain sinyal potensial dari Tau Bootes b, tim peneliti juga melaporkan bahwa mereka mungkin telah mengambil sinyal dari bintang Upsilon Andromedae atau planetnya. Namun, pendeteksiannya bahkan lebih lemah daripada pendeteksian dari Tau Bootes b.

Para peneliti tertarik untuk mendeteksi emisi radio dari planet karena jenis informasi ini dapat membantu ilmuwan menguraikan apa yang terjadi di medan magnet dunia yang sama. Medan magnet nantinya akan mempengaruhi kondisi permukaan planet. Misalnya, medan magnet bumi melindungi atmosfer yang membuat dunia tempat kita bertahan hidup. Medan magnet semacam itu juga dapat memberi tahu para ilmuwan tentang kualitas lain dari sebuah dunia, seperti struktur dan sejarahnya.

Meski begitu, sejauh ini para ilmuwan kesulitan mempelajari medan magnet secara langsung. Itulah mengapa pancaran radio digunakan sebagai perantara.

Deteksi ini baru permulaan, bukan akhir. Pasalnya, emisi radio bisa berasal dari bintang atau sumber selain planet.

“Masih ada beberapa ketidakpastian bahwa sinyal radio yang terdeteksi berasal dari planet ini. Itulah sebabnya diperlukan pengamatan lebih lanjut,” kata Turner.

Penelitian ini dijelaskan dalam makalah yang akan diterbitkan dalam jurnal ‘Astronomy and Astrophysics’ dan dapat dibaca secara online. []

Baca juga:

Source