IHSG Disiksa, Orang Asing Lolos Gila & Ambles Hampir 1%

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ambruk pada sesi perdagangan pertama siang tadi. IHSG mengakhiri perdagangan di sesi pertama IHSG terdepresiasi 0,84% ke level 6.001,80 setelah seharian bergelut di zona merah.

Nilai transaksi hari ini mencapai Rp 4,7 triliun dan terpantau investor asing menjual bersih Rp 321 miliar di pasar reguler.

Asing membeli Rp 19 miliar saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dan Rp. 8 miliar di PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES).

Sementara itu, jual bersih dilakukan pihak asing pada saham PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) yang dijual seharga Rp. 186 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang dijual seharga Rp. 81 miliar.

Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) hari ini Selasa (20/4/2021). Konsensus pasar yang dikumpulkan CNBC Indonesia Prediksi BI-7 Day Reverse Repo Rate akan tetap di level 3,5%. Dari 11 lembaga yang ikut dalam musyawarah mufakat, semuanya kompak, mengingat tingkat suku bunga tetap di level 3,5%.

“Setelah mempertahankan suku bunga bulan lalu, kami merasa BI cukup nyaman menjaga selisih suku bunga di tengah pemulihan ekonomi di Amerika Serikat (AS). Selain itu, bank sentral juga menilai masih ada ruang bagi bank untuk Turunkan suku bunga dengan BI- 7 Day Reverse Repo Rate adalah seperti sekarang ini. Oleh karena itu, posisi kami adalah BI akan terus mempertahankan suku bunga sepanjang tahun 2021, ”kata riset Citi.

Sementara itu, obligasi tenor 10 tahun Paman Sam yang sempat menghantui pasar saham kembali terkoreksi ke level 1,555% setelah naik ke level 1,615%.

Obligasi AS ini menyentuh level 1,77% dan menyebabkan pasar saham di berbagai belahan dunia runtuh setelah investor mengungsi dananya ke obligasi tersebut karena kekhawatiran bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga.

Dengan mereda menghasilkan Obligasi AS ini sebenarnya merupakan kabar baik bagi pasar modal, selain itu kekhawatiran pasar bahwa the Fed akan menaikkan suku bunga juga semakin berkurang dimana dikatakan setidaknya The Fed akan terus mempertahankan suku bunganya di 0% setidaknya sampai akhir tahun. tahun ini.

TIM PENELITI CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

(trp / trp)


Source