HRS Tolak Hakim dari Suspensi Sidang Hingga Shalat Tarawih Selesai: Itu Sunnah

Jakarta – Ketua majelis hakim Suparman Nyompa menghentikan sementara persidangan kasus Habib Rizieq Shihab dalam kasus kerumunan Petamburan dan Megamendung. Awalnya hakim memutuskan sidang akan digelar kembali setelah shalat tarawih.

“Karena matahari terbenam, persidangan kita ditunda, kali ini kita selesaikan persidangan saksi sampai selesai. Karena besok juga puasa, sambil menunggu keputusan pemerintah, kalau ada tarawih dulu, setelah tarawih kita mulai sidang. lagi, “kata Suparman dalam sebuah pernyataan. Sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (12/4/2021).

Menanggapi pernyataan hakim, Habib Rizieq mengatakan bahwa shalat tarawih memiliki hukum sunnah. Jadi, menurutnya, bisa dilakukan sendiri atau memundurkan waktu tarawih.

“Yang Mulia, sholat lima waktu itu wajib, salah tarawih itu sunnah. Kita bisa salat tarawih sendiri, kita bisa tunda jamnya,” kata Rizieq.

Ia menilai bahwa kegiatan wajib perlu diutamakan, sehingga ia meminta sidang dilanjutkan setelah penangguhan salat Isya.

“Sholat tarawih kita suka sholat tarawih, kita kangen sholat tarawih, tapi kita utamakan yang wajib. Jadi setelah sidang ini dibuka pukul 18.45 WIB atau 19.00 WIB bagaimana majelis dilanjutkan sampai selesai,” kata Rizieq.

Hakim kemudian setuju dengan pernyataan Habib Rizieq. Hakim memutuskan bahwa persidangan ditunda dan dilanjutkan setelah shalat Isya.

“Kayaknya kita sudah dengar tentang ini, jadi kita bisa selesaikan sholat magribnya. Lalu kita bisa masuk sidang lagi, nanti ditunda karena ada kegiatan yang mendesak juga, harus kita selesaikan. Nggak apa-apa, kata dia, kita akan tunda waktu sholat tarawih, “kata Hakim.

“Jadi setelah shalat Maghrib isoma kita jeda (istirahat, sholat, makan) dan terus makan. Paling lambat jam 7 malam, sidang ditunda,” pungkas hakim.

Diketahui, saat ini hakim masih melakukan pemeriksaan saksi di persidangan. Ada 7 saksi tersisa.

Ketujuh saksi tersebut, yakni mantan Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara; Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo; Kasudin Transportasi Jakarta Pusat, Mohammad Sholeh; Ketua RT 02 / RW 04, Petamburan Jeki Mareno; ASN RI Kementerian Agama Mawardi, dan Direktur Logistik dan Pengelolaan Peralatan BNPB Rustian SSI.

Tonton video ‘Habib Rizieq pergi ke mantan Kapolres Jakarta Pusat tentang peristiwa di Petamburan: Kenapa tidak dicekal saja’:

[Gambas:Video 20detik]

(dwia / jbr)

Source