Hotel Berbintang di DKI Jakarta Dijual Online Mulai Rp65 Miliar

Jakarta, CNN Indonesia –

Sebuah angka hotel bintang di DKI Jakarta dijual di situs jual beli online OLX. Penjualan hotel ini bermunculan di tengah pandemi Covid-19.

Berdasarkan pemantauan CNNIndonesia.com, Kamis (4/2), Hotel Le Meridien dibanderol Rp 2,7 triliun. Hotel ini terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Karet Tengsin, Jakarta Pusat.

Hotel ini terdiri dari 20 lantai, 251 kamar dan 14 ruang pertemuan. Selain itu, terdapat beberapa fasilitas yang ditawarkan, seperti kolam renang, area golf, dan spa.


Selain itu, Hotel Delua juga dijual dengan harga Rp 85 miliar. Lokasi hotel berada di Jalan Raya Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat.

Hotel ini memiliki 70 kamar dan terdiri dari delapan lantai. Hotel ini memiliki tiga tipe kamar yaitu superior, deluxe dan suite.

Selanjutnya, Hotel Losari Roxy dibandrol dengan harga Rp 65 miliar. Lokasinya berada di Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat.

Kemudian, Hotel Ibis Budget dijual seharga Rp 85 miliar. Hotel ini berada di kawasan Tanah Abang, Jakarta.

hotel untuk dijualHotel Ibis Budget dijual seharga Rp 85 miliar. Hotel ini terletak di kawasan Tanah Abang, Jakarta. (Tangkapan Layar OLX)

CNNIndonesia.com masih berusaha menghubungi Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta Sutrisno Iwantono untuk memastikan penjualan sejumlah hotel berbintang di ibu kota.

Fenomena penjualan hotel bukanlah hal baru selama pandemi Covid-19. Hal yang sama terjadi di Yogyakarta.

Ketua PHRI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Deddy Pranowo Eryono mengatakan ada sekitar 50 hotel di Yogyakarta yang terindikasi bangkrut atau bangkrut. Pasalnya, manajemen tidak lagi mampu menanggung beban operasional saat pandemi corona.

Saat ini, 50 hotel ditutup dan tidak beroperasi lagi. Kemudian, pihak hotel juga menjual hotel tersebut.

Menurut Deddy, tingkat okupansi rata-rata 50 hotel tersebut di bawah 10 persen. Artinya, jumlah pengunjung atau orang yang menginap di hotel tersebut tidak banyak.

Akibatnya, pendapatan perusahaan anjlok. Sementara itu, perseroan tetap harus membayar biaya operasional bulanan, seperti gaji karyawan hingga maintenance.

[Gambas:Video CNN]

(aud / usia)


Source