Hidup Sehat Bukan Hanya Karena Pandemi!

ACCURATE.CO, Pakar kesehatan mengingatkan masyarakat untuk terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat agar tidak terpapar berbagai penyakit menular selain COVID-19 yang menjadi pandemi selama sembilan bulan terakhir.

“Tidak rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan kebersihan yang buruk dapat mengakibatkan berbagai penyebaran penyakit, seperti demam berdarah, demam tifoid, hepatitis A, influenza, diare akut akibat rotavirus dan leptospirosis (penyakit kencing tikus),” kata dokter spesialis penyakit dalam. obat di Rumah Sakit. RS Bethsaida Tangerang, Yunita Maslim, dalam siaran persnya ditulis Sabtu (19/12).

Ia menyarankan, masyarakat juga harus memastikan asupan makanan, terutama dari luar rumah, dijaga kebersihannya agar tubuh tidak tertular penyakit, termasuk yang ditularkan oleh serangga yang menyebarkan kuman, seperti nyamuk dan lalat.

Baca juga:

Dari segi tipe intake, Kepala Seksi Klaim Sequis, dr. Yosef Fransiscus menyarankan agar Anda memprioritaskan makanan yang tinggi serat dan vitamin serta mineral serta memberikan nutrisi lain sesuai kebutuhan tubuh Anda.

Menurutnya, Anda juga membatasi penggunaan minyak dan pemanis untuk mencegah sindrom metabolik dan makanan pedas karena bisa meningkatkan asam lambung.

Kemudian, jika Anda merasa asupan vitamin Anda kurang, Anda bisa memilih vitamin yang larut dalam air yaitu vitamin B dan C serta vitamin larut lemak berupa vitamin A, D, E dan K.

“Khusus untuk vitamin D penting saat terjadi pandemi karena membantu mempercepat penyembuhan saat terserang virus Covid-19 melalui mekanisme pengaturan sistem imun tubuh. Namun, untuk memenuhi kebutuhan vitamin D perlu diketahui status penyakitnya. vitamin D, “kata Yunita.

Lebih lanjut tentang status vitamin D, Anda bisa melakukan tes darah vena di lab untuk mengetahui kadar 25OHD dalam tubuh. Jika diketahui kekurangan atau bahkan kekurangan (kadar 25OHD di bawah 30 ng / mL) maka berjemur saja tidak cukup.

Anda bisa menambah konsumsi makanan tinggi vitamin D seperti ikan laut dalam, udang, kuning telur, keju dan susu serta suplementasi vitamin D.

Source