Helikopter Ingenuity Berhasil Bertahan di Permukaan Mars

Ingenuity sedang bersiap untuk menerbangkan penayangan perdananya di Mars pada 8 April.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Helikopter mini buatan Badan Antariksa Amerika (NASA) Ingenuity, telah mendarat di Mars pada Minggu (4/4). Pendaratan ini menjadi langkah penting bagi Ingenuity untuk melanjutkan misinya menjelajahi Mars.

Kecerdikan diketahui ada di perut robot Perseverance yang dikirim NASA ke Mars. NASA mengatakan dalam unggahannya di Twitter bahwa Ingenuity telah menjelajahi 471 juta kilometer dengan Ketekunan.

“Ini adalah pertama kalinya Ingenuity berada di permukaan Mars itu sendiri. Isolasi yang tepat, pemanas yang tepat, dan energi yang cukup dalam baterai untuk bertahan di malam yang dingin, adalah kemenangan besar bagi tim. Kami sangat bersemangat untuk terus mempersiapkan Ingenuity untuk uji terbang pertamanya., “kata Manajer Proyek Ingenuity di Laboratorium Propulsi Jet NASA di Pasadena, California. Mimi Aung CNN, Selasa (6/4).

Dia melanjutkan bahwa jika Ingenuity benar-benar terbang, yang bisa terjadi paling cepat 11 April 2021, itu akan menjadi penerbangan terkuat dan terkontrol pertama di planet lain. Untuk menyambut pencapaian pertama yang diraih di Bumi, Ingenuity membawa sampel kain dari pesawat Wright bersaudara, Flyer 1.

Helikopter pertama yang dikirim ke Mars menghadirkan tantangan bagi para insinyur yang merancangnya karena beberapa alasan. Helikopter harus cukup kecil untuk diselipkan di bawah penjelajah tanpa membahayakan penjelajah Perseverance, yang merupakan misi pertama untuk mencari bukti kehidupan mikroba purba di Mars.

Helikopter juga harus ringan agar bisa terbang melintasi atmosfer Mars, yang hanya memiliki satu persen atmosfer di Bumi. Sementara itu, helikopter masih harus memiliki tenaga yang cukup untuk menghangatkan diri dan bertahan di malam Mars yang dingin.

Sifat tipis atmosfer di Mars membuatnya lebih sulit untuk menghasilkan daya angkat dan terbang tinggi. Begitu Ketekunan memposisikan Ingenuity di tengah lapangan terbangnya, penjelajah itu mundur dari helikopter. Ini memungkinkan susunan surya helikopter mengumpulkan sinar matahari kritis.

Ketekunan mengirimkan kembali gambar helikopter berkaki empat yang duduk di permukaan pada 4 April. Bilah helikopter, yang saat ini ditumpuk di atas satu sama lain, akan dirilis pada 7 April 2021. Tim misi di Bumi akan mengirimkan perintah ke helikopter untuk “menggoyangkan” bilahnya.

Source