Harga Batubara Melonjak, Ini Strategi Bisnis Bukit Asam (PTBA)

ILUSTRASI. Pada 2020, PTBA menargetkan produksi batu bara yang disesuaikan sebesar 25,1 juta ton.

Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu T. Rahmawati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) optimistis bisnis pertambangan batu bara masih akan menguntungkan tahun ini. Apalagi, harga batu bara berada dalam tren yang meningkat.

Sebagai catatan, pada tahun 2020 PTBA menargetkan produksi batu bara yang disesuaikan sebanyak 25,1 juta ton. Sementara hingga kuartal III 2020, produksi batu bara PTBA sudah mencapai 19,4 juta ton. Manajemen PTBA belum bisa mengungkap realisasi produksi hingga akhir tahun lalu atau target produksi tahun ini.

Selain itu, Sekretaris Perusahaan PTBA Apollonius Andwie C. mengatakan, PTBA terus berupaya agar produksi batu bara dapat memberikan kontribusi terbaik bagi perseroan. Dalam memproduksi batubara, PTBA selalu mengedepankan kepatuhan terhadap keselamatan dan regulasi seiring dengan prinsip kerja yang paling efisien, baik dari segi biaya, waktu maupun hasil.

Setelah melewati tahun 2020 dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlanjut hingga saat ini, PTBA mulai menerapkan kebiasaan baru yang dinilai berdampak pada kemampuan perusahaan untuk bertahan dan berkembang. “Hal ini diharapkan dapat membantu kita menjadi perusahaan yang lebih besar dan menjadi satu pemimpin biaya dalam menjalankan operasinya, ”kata sosok yang akrab disapa Pollo ini, hari ini (17/1).

Baca juga: Untuk produksi karbon aktif, hilir menjadi pondasi Bukit Asam (PTBA)

Selain itu, di tengah tren kenaikan harga batubara, PTBA akan selalu melihat perluasan pasar, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Menurut Pollo, keunggulan PTBA adalah masih memiliki cadangan batu bara kualitas menengah dan tinggi, sehingga peluang diversifikasi pasar sangat terbuka.

PTBA pada dasarnya melihat bahwa negara-negara di Asia merupakan tujuan pasar yang bagus untuk penjualan batubara saat ini. Namun, kami tetap mengutamakan penjualan dalam negeri sesuai amanat pemerintah terkait DMO untuk ketahanan energi nasional, ujarnya.

Dalam catatan Kontan, 65% penjualan batu bara PTBA ditujukan untuk pasar domestik. Untuk pasar ekspor, PTBA memiliki beberapa negara tujuan seperti India, Taiwan, Thailand, Vietnam, Hongkong, China, dan lainnya.

Baca juga: Berikut rekomendasi saham emiten batu bara yang diberkati kenaikan harga

DONASI, Dapatkan Voucher Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terima kasih atas perhatiannya, terdapat voucher gratis senilai donasi yang bisa digunakan untuk berbelanja di KONTAN Store.



Source