Hakim bisa mengabulkan perintah praperadilan Habib Rizieq, ini syaratnya

Memuat …

JAKARTA – Pengamat hukum dari Universitas Indonesia (UI) Chudri Sitompul mengatakan majelis hakim bisa mengabulkannya praperadilan diusulkan oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Majelis hakim dapat mengabulkan praperadilan Habib Rizieq jika menurutnya ada pelanggaran prosedural yang dilakukan penyidik ​​dalam penetapan tersangka. (Baca Juga: Pengadilan Tempat Habib Rizieq Registrasi Sidang Pendahuluan Ditutup Mulai Senin)

“Kalau praperadilan itu mungkin (dikabulkan). Bisa dibuktikan kalau penyidik ​​melanggar prosedur kalau soal prosedur. Misalnya kalau tidak bisa dibuktikan ditolak, kalau dibuktikan nanti dibuktikan. dikabulkan, ”kata Chudri saat dihubungi Okezone, Sabtu (19 / 12/2020).

Namun, Chudri mengaku belum mengetahui substansi materi yang akan disampaikan tim kuasa hukum Habib Rizieq kepada hakim tunggal Akhmad Sayuti. (Baca Juga: Melihat Peluang Habib Rizieq di Sidang Pendahuluan Versi Pakar Hukum)

Chudri mengatakan penyidik ​​memang bisa segera menangkap Habib Rizieq karena diduga melanggar Pasal 160 KUHP Panghasutan karena melakukan perbuatan hukum dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Karena Pasal 160 bisa ditahan. Pasal 160 hukumannya 6 tahun, katanya. (Baca juga: Refly Harun: Pasal 160 KUHP tidak bisa diterapkan pada Habib Rizieq)

Diketahui, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan telah menjadwalkan sidang praperadilan pertama yang diajukan tersangka Habib Rizieq Shihab. Rencananya uji coba pertama akan digelar 4 Januari 2021.

Tim Kuasa Hukum Habib Rizieq yang juga Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI, Aziz Yanuar, sebelumnya mengungkapkan pihaknya sedang mengerjakan materi yang akan dibawa ke praperadilan. (Baca juga: Sidang Praperadilan Habib Rizieq Shihab Akan Digelar Tahun Depan)

Pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk memenangkan gugatan tersebut. Sehingga status Habib Rizieq sebagai tersangka meninggal dunia dan tidak lagi ditahan seperti sekarang.

“Kami melakukan sesuatu dengan ikhlas dan sepenuh hati, hasilnya bukan urusan kami,” ujarnya.

(thm)

Source