Gus Yaqut Menjadi Menteri Agama, Putri Gus Mus gelisah

VIVA – Presiden Joko Widodo melantik enam menteri dan sejumlah wakil menteri di Istana Negara pada Rabu, 23 Desember 2020. Salah satunya Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP), Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut yang dilantik sebagai Menteri Agama.

Rupanya, ada yang khawatir ketika Gus Yaqut diangkat menjadi Menteri Agama menggantikan Fachrul Razi. Yang mengkhawatirkan diangkatnya Yaqut adalah putri KH. Mustofa Bisri (Gus Mus) bernama Ienas Tsuroiya.

Sepupu yang diangkat Menteri, kenapa aku gugup. Wajahnya meringis, kata Ienas seperti dikutip dari akun tersebut Indonesiapada hari Rabu, 23 Desember 2020.

Menurutnya, menjadi pejabat apalagi menteri dalam kondisi saat ini sangat sulit. Sebagai sepupu, ia hanya bisa mendoakan Yaqut agar amanah dan sukses menjalankan tugasnya hingga akhir jabatannya.

Namun, tiba-tiba Ienas teringat pamannya Muhammad Maftuh Basyuni yang diangkat Menteri Agama oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) periode 2004-2009. Menurutnya, keluarga menyambut gembira pengangkatan Pakde Maftuh.

Tapi Ibuk ~ Allahyarham, malah mengaku senang setiap melihat berita di TV. Alhamdulillah Pakde berhasil menyelesaikan amanah dengan selamat. Faatihah Lahumal, “dia berkata.

Sebelumnya, Presiden Jokowi pada Rabu 23 Desember 2020 melantik enam calon menteri Kabinet Indonesia Maju, Tri Rismaharini, sebagai Menteri Sosial menggantikan Juliari P Batubara. Kemudian Budi Gunadi Sadikin selaku Menteri Kesehatan menggantikan Terawan Agus Putranto.

Selanjutnya Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut sebagai calon Menteri Agama menggantikan Fachrul Razi. Selain itu, Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Wishnutama Kusubandio, dan Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan menggantikan Edhy Prabowo.

Gus Yaqut sebelum menjadi menteri juga pernah menjabat sebagai anggota DPR periode 2019-2024 dari Fraksi PKB. Ia menjadi wakil ketua Komisi II DPR.

Baca juga: Gus Yaqut, dari Ketua Umum GP Ansor, kini menjadi Menteri Agama

Source