Gereja Indonesia menghiasi pohon Natal dengan topeng, pembersih untuk meningkatkan kesadaran COVID


Laki-laki menghiasi pohon Natal dengan masker dan hand sanitizer di sebuah gereja di Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Indonesia, 16 Desember 2020, Foto diambil 16 Desember 2020. Antara Foto / Didik Suhartono / via REUTERS reuters_tickers

Konten ini diterbitkan pada 20 Desember 2020-11: 45

Oleh Heru Asprihanto

JAKARTA (Reuters) – Sebuah gereja Katolik di Indonesia telah menghiasi pohon Natal dengan masker pelindung dan pembersih tangan sebagai cara untuk menyebarkan kesadaran akan COVID-19 di musim perayaan, ketika jumlah kematian harian di negara itu mencapai rekor tertinggi pada hari Minggu.

“Pohon itu dibuat dengan tujuan membuat orang lebih sadar akan pentingnya menjaga protokol kesehatan,” kata Markus Marcelinus Hardo Iswanto dari paroki Gereja Katolik Kristus Raja di kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya, kepada Reuters.

Dimulai dengan kerangka bambu, umat gereja dan komunitas Muslim setempat menghiasi pohon dengan ratusan topeng sumbangan warna-warni dan pembersih tangan, dan membutuhkan waktu seminggu untuk menyelesaikan pohon setinggi tiga meter itu, katanya.

Natal adalah hari libur nasional di Indonesia yang memiliki populasi Muslim terbesar di dunia, namun hanya dirayakan oleh sekitar 10% dari 270 juta penduduknya.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak merayakan Natal dan Tahun Baru di tempat umum karena kasus COVID-19 yang meningkat.

Negara itu melaporkan rekor kematian harian 221 pada hari Minggu, sehingga jumlah total kematian di negara Asia Tenggara sejauh ini menjadi 19.880, data dari gugus tugas COVID-19 nasional menunjukkan.

Indonesia memiliki jumlah kasus virus korona terkonfirmasi tertinggi di Asia Tenggara dengan 664.930 serta jumlah kematian terkait tertinggi di kawasan itu.

(Ditulis oleh Angie Teo; Penyuntingan oleh Hugh Lawson)

Source