Gal Gadot memberikan kesaksian tentang pelanggaran Justice League. Halaman semua

KOMPAS.com – Aktris dan model Israel Gal Gadot bersaksi atas penyelidikan WarnerMedia atas pelanggaran yang terjadi di lokasi syuting Liga keadilan.

Pelanggaran yang dimaksud adalah soal kekerasan yang dilakukan sutradara Joss Whedon di lokasi syuting.

“Saya tahu mereka sudah melakukan penyelidikan dengan sangat teliti, bahkan saya banyak menghabiskan waktu bersama mereka,” kata Gal Gadot, dikutip dari Variety, Jumat (18/12/2020).

Baca juga: Gal Gadot dan Ben Affleck Serukan Film Justice League Versi Zack Snyder Dirilis

Pada 11 Desember, WarnerMedia membuat pernyataan bahwa mereka telah menyelesaikan penyelidikan mereka di lokasi syuting Liga keadilan.

Dalam keterangannya itu, WarnerMedia mengatakan telah melakukan tindakan korektif atas proses pembuatan film tersebut.

Namun, WarnerMedia belum mengungkapkan temuannya atau apa arti tindakan korektif tersebut.

Baca juga: Joker Jared Leto Bakal Tampil Berbeda di Justice League Snyder

Sedangkan Gal Gadot juga tidak mengetahui hal tersebut.

“Saya juga belum tahu apa artinya. Saya ingin tahu seperti apa hasilnya nanti,” kata Gadot.

Pada Agustus 2020, WarnerMedia memulai investigasi after-star Liga keadilan, Ray Fisher, menuduh sutradara Joss Whedon, produser Geoff Johns, dan Jon Berg melakukan pelanggaran di lokasi syuting.

Fisher mengunggah pernyataan WarnerMedia melalui halaman Twitter-nya terkait penutupan penyelidikan.

Baca juga: Bermasalah, Trailer Justice League Snyder Cut Ditarik

“WarnerMedia menghargai Anda karena memiliki keberanian untuk meningkatkan dan membantu perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan adil bagi karyawan dan mitranya,” demikian bunyi pernyataan yang dikirimkan kepada Fisher.

Dalam unggahan tersebut, Fisher juga menyebut bahwa “tindakan korektif” WarnerMedia masih menunggu keputusan yang akan datang.

Sebagai informasi, pada bulan Juli, Fisher mengatakan bahwa dia menemukan perlakuan Whedon terhadap para pemain dan kru sebagai hal yang kotor, kasar, tidak profesional, dan sama sekali tidak dapat diterima.

Baca juga: Jared Leto Kembali Menjadi Joker untuk Film Justice League karya Zack Snyder

Dia mengatakan bahwa mantan Warner Bros. Co-President of Production Berg dan mantan Presiden DC Entertainment dan Chief Creative Officer Johns, yang juga produser film tersebut, mengizinkan perilaku ini.

Whedon menolak mengomentari klaim Fisher. Berg mengatakan pada bulan Juli bahwa sangat tidak benar untuk membiarkan perilaku tidak profesional.

Gadot sebelumnya mengatakan kepada Los Angeles Times bahwa dia tidak berfoto dengan Fisher, tapi juga punya pengalaman tidak menyenangkan dengan Whedon.

“Saya punya pengalaman sendiri dengan Whedon, yang bukan yang terbaik, tapi saya mengurusnya di sana dan saat itu terjadi. Saya langsung tanyakan kepada bos dan mereka akan mengurusnya. Tapi saya senang Ray berani memberi tahu kebenaran, “kata Gadot.

Source