Formula E Akan Picu Bangkitnya Perekonomian Jakarta-Indonesia yang terpuruk Pandemi

JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Proyek Sportainment PT Jakarta Propertindo (Perseroda) M Maulana mengatakan, PT Jakpro optimistis penyelenggaraan ajang balap Formula E bisa menguntungkan meski dilaksanakan usai Pandemi Covid-19.

Menurutnya, penyelenggaraan balap Formula E 2022 bisa menjadi pertanda dimulainya kebangkitan ekonomi di Jakarta.

“Jakarta ePrix 2022 akan menjadi salah satunya pelatuk atau pemicu kebangkitan ekonomi Jakarta dan Indonesia yang terpuruk akibat pandemi Covid-19 global, ”kata Maulana dalam keterangan video, Selasa (23/3/2021).

Baca juga: PT Jakpro: Formula E untuk Prestise dan Pertumbuhan Ekonomi

Kata Maulana, akan banyak orang dari dalam dan luar negeri yang datang ke Jakarta untuk menyaksikan ajang balap mobil listrik tersebut.

Setelah para wisatawan datang tentunya diharapkan tidak langsung pulang, melainkan untuk berbelanja dan menginap sejenak menikmati Jakarta.

Bayangkan, jutaan orang akan menikmati acara ini, kata Maulana.

Formula E juga tidak hanya bisa disaksikan langsung dari Jakarta, tetapi jutaan orang juga akan menyaksikannya melalui siaran televisi internasional.

Formula E akan sangat bermanfaat bagi Jakarta dan warganya, ”tandasnya.

Baca juga: Penerapan Formula E Pasca Pandemi Covid-19, Mau Untung atau Tertinggal?

Manfaat yang bisa dirasakan, kata Maulana, tidak hanya bersifat materil tapi juga immateriil.

Sebelum pandemi Covid-19 merebak, ajang Formula E dijadwalkan digelar pada 6 Juni 2020 dan direncanakan berlangsung selama lima tahun berturut-turut, mulai 2020-2024.

Rencananya, mobil listrik itu akan melaju melintasi kawasan dalam kawasan Monas dan Jalan Medan Merdeka Selatan sepanjang 2,6 kilometer.

Namun, rencana tersebut kini sudah dua kali batal, alasannya karena pandemi Covid-19 di Jakarta belum terkendali dan rencananya akan digelar pada 2022.

Source