Febri Diansyah Dampingi Denny Indrayana Gugat Hasil Pilgub Kalimantan Selatan ke Mahkamah Konstitusi

Jakarta

Calon Gubernur Kalimantan Selatan (Kalimantan Selatan), Denny Indrayana, akan memperjuangkan kemenangannya dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Selatan melalui Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam gugatan ke Mahkamah Konstitusi, Denny akan didampingi sejumlah kuasa hukum, salah satunya mantan juru bicara KPK, Febri Diansyah.

“Ya saya akan bantu Mas Denny karena saya melihat ini memang perjuangan Kalsel ke depan menjadi lebih baik, terutama soal pemberantasan korupsi dan oligarki,” ujar Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (21/12/2020).

“Saya dan beberapa teman yang prihatin dengan isu antikorupsi dan politik bersih memang dimintai bantuan untuk bergabung dengan tim Mas Denny,” imbuhnya.

Febri mengatakan, gugatan tersebut kemungkinan akan didaftarkan ke Mahkamah Konstitusi pada Selasa (22/12) besok. Febri mengaku pihaknya akan membuktikan sejumlah dugaan pelanggaran dan kecurangan dalam Pilgub Kalsel.

“Tadi kita bahas, beberapa isu utama dugaan penyimpangan dan penipuan dalam Pilkada Kalimantan Selatan sudah dibahas. Termasuk terkait bansos COVID-19, salah satu kecurangan yang akan kami buktikan adalah dugaan penyimpangan sosial COVID-19. bantuan, “katanya.

Diberitakan sebelumnya, Denny Indrayana mengatakan akan memperjuangkan kemenangan Pilkada Kalsel ke Mahkamah Konstitusi. Denny bahkan memulai penggalangan dana untuk mendukung perjuangannya.

Denny juga mengakui, banyak pihak yang mendukung langkahnya membawa suara Pilkada Kalsel ke Mahkamah Konstitusi. Hal ini menurutnya terlihat dari rekening ‘Donasi Rp. 5.000 Save Our Banua ‘yang telah mencapai Rp. 59.166.931.

“Antusiasme masyarakat untuk berdonasi dalam gerakan Save Our Banua sebesar Rp5.000 ini luar biasa. Ini menjadi semangat bagi kami untuk memperjuangkan kemenangan hasil pemilu 9 Desember lalu, melalui sidang sengketa di MK,” jelasnya. mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia tersebut dalam keterangan tertulis, Jumat (18/12).

Denny mengatakan penggalangan itu adalah sumbangan sukarela tanpa paksaan. Gerakan ini, kata dia, juga merupakan salah satu bentuk pendidikan politik yang penting bagi masyarakat. Politik itu membutuhkan uang.

“Tapi yang penting dari ini adalah bagaimana melakukannya dengan model yang terpercaya, tepat dan bertanggung jawab,” ujarnya

Dalam Pilgub Kalimantan Selatan, rapat pleno KPU Kalimantan Selatan terkait rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilgub Kalimantan Selatan 2020 yang digelar Kamis malam ditunda hingga Jumat (18/12). Pleno ditunda karena masalah Sirekap.

Dari hasil rapat paripurna, KPU Kalimantan Selatan menetapkan total perolehan suara pasangan Sahbirin-Muhidin sebanyak 851.822 suara. Sedangkan pasangan nomor urut 2 Denny Indrayana-Difriadi Derajat meraih 843.695 suara. Perbedaan keduanya adalah 8.127 suara.

(ibh / jbr)

Source