Fajar Alfian Lebih Suka Skor Bulutangkis 3×21 atau 5×11?

Jakarta

Fajar Alfian, pemain bulu tangkis ganda putra Indonesia, menanggapi wacana perubahan sistem penilaian dalam pertandingan bulu tangkis.

PP PBSI bersama Federasi Bulutangkis Maladewa mengusulkan untuk menerapkan sistem format perhitungan skor terkini kepada induk federasi bulutangkis dunia. Dari format skor asli 3×21, menjadi 5×11. Sistem perhitungan yang baru diusulkan diduga membuat bulu tangkis semakin berkembang. Pasalnya, pemain akan balapan dengan pertandingan-pertandingan seru sejak awal.

Sebagai pemain, Fajar tampak mendukung perubahan format skor. Toh, sebelumnya pernah ia terapkan saat tampil di Chinese Taipei Masters 2016. Bersama Muhammad Rian Ardianto, ia bahkan berhasil menjadi juara di ajang tersebut setelah mengalahkan wakil tuan rumah, Chen Hung Ling / Wang Chi Lin, di final. . Mereka menang atas Ling / Chi Lin dengan skor 11-6, 11-6, 11-13, 9-11, 12-10.

“Tapi saat itu saya coba hanya sekali, jadi tidak bisa dibandingkan mana yang lebih baik. Saat ditanya sekarang, (saya) masih terbiasa dengan 3X21,” kata Fajar Alfian kepada detikSport, Selasa (6/6) 4/2021).

Perubahan skor menjadi 5×11 diprediksi akan mengurangi ketegangan permainan karena durasinya yang cepat. Mengenai hal tersebut, Fajar tidak menampik tapi juga tidak memberikan konfirmasi.

“Kalau cepat ya. Kalau mencekam sama saja ya harusnya karena harus fokus dari awal sampai akhir. Tapi kalau soal peta kompetisi akan berpengaruh? Entahlah karena belum Belum diuji (lagi), ”kata Fajar.

Juara Malaysia Masters 2018 itu hanya berharap keputusan apapun yang terbaik untuk sang pemain. Lebih dari itu, dia juga ingin pemain diberikan waktu untuk menyesuaikan jika perubahan format perhitungan skor disetujui BWF pada rapat umum tahunan pertengahan Mei.

“Ya kita harapkan semua yang terbaik untuk hal ini. Yang penting kalau dilaksanakan harus ada uji coba dan adaptasi dulu baru kita dimintai pendapat kita lagi untuk menilai,” kata Fajar.

Pertimbangkan juga ‘Pelajaran yang Dipetik oleh Indonesia dari Insiden All England’:

[Gambas:Video 20detik]

(mcy / krs)


Source