Era Valentino Rossi di MotoGP Sudah Berakhir: Olahraga Okezone

FAENZA – Bos Aprilia Gresini, Fausto Gresini, menyatakan era Valentino Rossi (Petronas Yamaha SRT) telah berakhir. Ia merefleksikan hasil buruk yang dilakukan The Doctor – julukan Rossi – di MotoGP 2020.

Rossi terpuruk dalam beberapa musim terakhir. Rossi bahkan sudah lama tidak memenangi balapan. Pembalap Italia itu terakhir kali menjuarai MotoGP Belanda pada 2017. Sejak itu, prestasi terbaik Rossi adalah finis di posisi tiga besar.

Infografis Valentino Rossi (Foto: Okezone)

Performa buruk Rossi kembali tersaji di MotoGP 2020. Rossi hanya meraih satu podium dalam 14 balapan musim ini. Rossi naik ke podium ketika dia finis ketiga di MotoGP Andalusia 2020.

Setelah itu, Rossi meraih hasil yang cukup bagus di empat balapan berikutnya meski tidak sempat naik podium teratas. Namun, performa Rossi menurun dengan tidak mendapatkan poin di enam balapan berikutnya.

BACA JUGA: Inilah 3 alasan tim VR46 Rossi bekerjasama dengan Suzuki di MotoGP 2022

Rossi gagal finis empat kali dan absen dua balapan karena positif Covid-19. Setelah sembuh dari Covid-19, Rossi hanya mampu menempati posisi ke-12 dalam dua balapan terakhir musim ini.

Rossi pun mengukir prestasi terburuk selama berkarir di dunia balap profesional. Rossi finis di urutan ke-16 klasemen akhir karena hanya mampu mengumpulkan 66 poin musim ini. Prestasi terburuk Rossi sebelumnya adalah finis kesembilan pada debutnya di kelas 125cc pada musim 1996.

Fakta itu membuat Gresini menilai era Rossi di MotoGP sudah berakhir. Bos Aprilia ingin melihat Rossi memenangkan balapan lagi. Namun, menurutnya hal itu sulit terjadi karena kemunculan pebalap muda berbakat dalam beberapa musim terakhir.

“Vale – julukan Rossi, seperti yang kita tahu, dia adalah pembalap yang hebat. Dia masih bisa membuktikannya di usianya,” kata Gresini mengutip dari GP One, Minggu (20/12/2020).

Valentino Rossi (Foto: Twitter / @ ValeYellow46)

Kadang-kadang saya pikir akan bagus jika Rossi memenangkan balapan. Namun, akan menyedihkan melihatnya finis di urutan ke-15 atau ke-13, katanya.

“Saya melihatnya sebagai salah satu yang terhebat. Dia masih kuat, tetapi saat ini ada banyak pembalap yang berusia 20-an. Dia akan berusia 42 tahun musim depan. Semuanya ada waktunya. Itu buruk untuk dikatakan, tetapi itulah kenyataan. , “kata Gresini.

Source