Ekonom Mengungkapkan Beban Berat Sandiaga Uno sebagai Menparekraf

Jakarta, CNN Indonesia –

Peneliti di Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Nailul Huda berkata Sandiaga Uno memiliki banyak tugas berat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf).

Pasalnya, pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung lebih dari sembilan bulan telah menempatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di ambang kebangkrutan.

Menurut Huda, pekerjaan rumah utama Sandi di sektor pariwisata saat ini adalah meningkatkan kembali permintaan pariwisata dan mempertahankannya Pasokan industri penunjang.


“Sejumlah industri penunjang pariwisata seperti hotel, akomodasi, dan cinderamata harus diselamatkan dengan memberikan pendampingan dan melibatkan mereka dalam penanganan pandemi,” ujarnya. CNNIndonesia.com Rabu (23/12).

Di samping permintaanAda dua alasan mengapa permintaan masyarakat terhadap pariwisata masih rendah. Pertama, menurunnya pendapatan masyarakat yang mengakibatkan mereka menunda pengeluaran untuk bepergian.

Kedua, masih ada kekhawatiran tinggi tentang tertular Covid-19. Kedua hal tersebut menjadi tantangan besar bagi Sandiaga karena hingga saat ini penyelesaian keduanya masih sangat bergantung pada penanganan pandemi dan keberadaan vaksin.

“Saya khawatir dengan penanganan saat ini, penanganan pandemi masih lama, permintaan pariwisata tidak akan meningkat secara signifikan, ”jelasnya.

Sementara itu, Ekonom Center for Strategic and International Studies (CSIS) Yose Rizal Damuri mengatakan yang dibutuhkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saat ini adalah strategi yang lebih komprehensif untuk pemulihan dari pandemi Covid-19.

Karena itu, menurutnya, yang harus dilakukan Sandiaga ke depan tidak hanya pada aspek promosi. Melainkan juga pelibatan masyarakat sekitar lokasi wisata hingga pengembangan ekosistem pariwisata.

“Dulu pariwisata lebih sering diartikan sebagai promosi atau pemasaran. Menurut saya perlu kebijakan yang lebih komprehensif dan bukan sekedar promosi,” ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

(hrf / usia)

Source