Eikjman Ungkap Tantangan Vaksin Merah Putih Akibat Mutasi Virus?

Bisnis.com, JAKARTA – Lembaga Biologi Molekuler Eijkman mengungkapkan salah satu tantangan dalam pengembangan vaksin Merah Putih, yakni mutasi virus Corona yang cepat (Covid-19).

“Vaksin selalu begitu, apalagi virus [Covid-19] mutasi lebih cepat. Kalau bakterinya tidak terlalu cepat bermutasi, sedangkan virusnya cepat sekali bermutasi, ”kata Kepala Lembaga Eijkman, Amin Soebandrio, seperti dikutip Antara, Rabu (7/4/2021).

Dia mengatakan Eijkman saat ini sedang mengembangkan Vaksin Merah Putih dengan platform subunit protein rekombinan.

Menurutnya, Lembaga Eijkman selalu mengumpulkan informasi terkini tentang mutasi terbaru virus SARS-CoV-2 penyebab pandemi Covid-19.

Amin mengatakan pengembangan vaksin dan molekuler surveilans merupakan satu paket kegiatan di Eijkman.

“Kita sudah punya teknologi untuk melakukan pengawasan, meski belum masif seperti sekarang,” ucapnya.

Dalam pengembangan vaksin, kata dia, ada dua hal yang perlu dikembangkan, yakni surveilans molekuler dan pengembangan teknologi.

Surveilans molekuler dilakukan untuk memastikan vaksin efektif membasmi virus yang beredar, sehingga harus terus dipantau.

“Selain itu, kami juga mengembangkan teknologi untuk mengukur imunitas,” ucapnya.

Dengan mengukur kadar antibodi, kata Amin, bisa dipantau apakah vaksin berhasil menciptakan kekebalan di dalam tubuh.

# satgascovid19 #rememberpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Tonton Video Unggulan Di Bawah Ini:

Konten Premium

Masuk / Daftar

Source