Efektifitas Vaksin Sinovac Terhadap Varian Brasil P1 Adalah 50,7 Persen

JawaPos.com – Brasil semakin mempercayai vaksin Sinovac untuk program vaksinasi Covid-19 warganya. Ini terjadi setelah sebuah penelitian besar menemukan bahwa vaksin China, yang telah menjadi bagian penting dari program vaksinasi di Brasil, 50,7 persen efektif melawan varian baru yang ditularkan di dalam negeri yang dikenal sebagai P1.

Brasil dalam beberapa pekan terakhir menjadi episentrum global pandemi virus korona. Dengan lebih dari 353.000 kematian, negara terbesar di Amerika Latin memiliki jumlah kematian tertinggi kedua akibat Covid-19 di dunia setelah Amerika Serikat.

Wabah Covid-19 mencapai fase terburuknya karena kurangnya pembatasan di negara bagian, peluncuran vaksin yang tidak merata, dan munculnya varian P1.

Baca juga: Vaksin Sinovac dan Sinopharm Memasuki Tahap Akhir Evaluasi dari WHO

Institut Sao Paulo Butantan yang menguji dan kini memproduksi vaksin CoronaVac yang dikembangkan oleh perusahaan China, Sinovac Biotech Ltd, mengatakan bahwa studi yang dilakukan menemukan vaksin Sinovac memiliki tingkat kemanjuran 50,7 persen terhadap varian P1 dan jenis yang kurang dikenal. P2.

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, awalnya mengatakan pemerintahnya tidak akan membeli vaksin Sinovac. Namun, itu berubah dan pemerintahnya berjuang untuk mengamankan pasokan vaksin Sinovac. Sejak itu, vaksin dari China menjadi vaksin Covid-19 yang paling banyak digunakan di Brasil.

Butantan mengatakan jika dosis kedua disuntikkan lebih dari dua minggu setelah dosis pertama, kemanjuran vaksin Sinovac meningkat hingga 62,3 persen. Vaksin tersebut memiliki khasiat antara 83,7 persen hingga 100 persen dalam mencegah mereka yang terinfeksi dan membutuhkan pertolongan medis.

Penelitian tersebut telah diserahkan ke jurnal medis The Lancet untuk dipublikasikan. Studi tersebut menguji 12.400 sukarelawan di seluruh Brasil.

Tonton video menariknya di bawah ini:

Source