Dokter Penderita Kanker Masih Membutuhkan Vaksinasi Covid-19

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ada sejumlah kriteria untuk menerima vaksin Covid-19.

Penderita penyakit tertentu, ibu hamil dan menyusui termasuk dalam kriteria tidak divaksinasi.

Lalu bagaimana dengan pasien kanker?

Ahli onkologi dari RS Premier Jatinegara, Dr. dr. Tubagus Djumhana A, SpPD-KHOM mengatakan, pasien kanker masih membutuhkan vaksinasi Covid-19.

Ia mengatakan pasien kanker rentan terpapar virus corona.

Demikian disampaikan dr Tubagus dalam kegiatan virtual Kementerian Kesehatan bertajuk Vaksin Covid-19 Hari Kanker Sedunia 2021, Kamis (4/2/2021).

“Apakah pasien kanker perlu diberikan vaksin COVID-19? Jawabannya perlu, karena kanker menyebabkan daya tahan tubuh menurun, sehingga paparan Covid berisiko tinggi,” kata dr Tubagus.

Baca juga: Cegah Covid-19, Kota Bogor Terapkan Ganjil Genap, Ini 13 Aturan Baru yang Dikeluarkan

Ia melanjutkan, meski membutuhkan vaksin, pasien kanker harus terlebih dahulu melewati serangkaian tes untuk mengetahui tepat atau tidaknya vaksin tersebut.

“Pasien harus datang ke ahli onkologi, apakah saya termasuk orang yang sangat membutuhkan vaksin Covid-19? Jika tidak, apa yang harus dilakukan?” dia berkata.

“Kalau harus diberikan tetap harus diawasi oleh ahli onkologi,” lanjut dr Tubagus.

Kemudian, dia mengatakan proses penyuntikan vaksin Covid-19 pada pasien kanker tidak bisa dilakukan di tempat umum.

“Dianjurkan untuk memberikan vaksin kepada penderita kanker tidak di tempat umum, karena harus antri nanti terpapar (Covid-19). Jadi harus di rumah sakit atau pusat kanker,” jelasnya.

Untuk itu, diharapkan mereka yang tidak menerima vaksin Covid-19 protokol kesehatan 3M harus ditaati.

Source