Dituntut 1,1 Ton Emas, Antam Ajukan Banding

Jakarta

PT Antam (Persero) Tbk melalui kuasa hukumnya akan menempuh jalur hukum dengan mengajukan kasasi terhadap putusan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada 13 Januari 2021. Yaitu terkait perkara gugatan Budi Said terkait pembelian emas di butik Surabaya. .

Pengadilan Negeri Surabaya mengabulkan gugatan Budi Said terhadap Antam. Antam divonis membayar kerugian sebesar Rp 817,4 miliar atau setara 1.136 kilogram atau 1.136 ton emas kepada Budi Said.

“Perusahaan menegaskan tetap dalam posisi tidak bersalah atas gugatan yang diajukan Budi Said,” kata Sekretaris Perusahaan SVP Kunto Hendrapawoko kepada adetikcom, Minggu.

(17/1/2021).

Dia menegaskan, Antam telah mengirimkan semua barang sesuai dengan jumlah yang dibayarkan Budi Said kepada pihak yang diberi wewenang oleh Budi Said jika mengacu pada harga resmi, dan Budi Said sendiri mengaku telah menerima barang tersebut.

Dalam gugatannya di Pengadilan Negeri Surabaya, Budi Said meminta Antam memberikan tambahan logam mulia dengan mengacu pada harga diskon yang dijanjikan pihak yang tidak berkepentingan. Antam menegaskan, pihaknya tidak pernah menerapkan harga diskon dan hanya melakukan transaksi pada harga resmi yang dikeluarkan perseroan.

“Antam menilai gugatan ini tidak masuk akal dan tidak berdasar. Orang-orang yang terlibat dalam kasus ini juga telah dijatuhi hukuman pidana,” ujarnya.

Lanjut Kunto menjelaskan, dalam menjalankan bisnis logam mulia pihaknya selalu mengutamakan keamanan dan kepercayaan pelanggan, yaitu dengan memastikan bahwa setiap transaksi telah dilakukan sesuai dengan tata cara pengiriman barang dan harga resmi yang ditetapkan Perseroan.

Ia mengatakan, Antam selalu menjual logam mulia dengan harga resmi seperti yang tertera di situs www.logammulia.com yang selalu update secara berkala.

“Selain itu, dalam menjalankan bisnis logam mulia, ANTAM menerapkan sistem penjualan langsung atau transaksi langsung kepada nasabah atau perwakilan nasabah dan tidak pernah melalui pihak lain,” pungkasnya.

(mainan / dna)

Source