Ditemukan Anak Kucing Chimera Langka

Jakarta, CNN Indonesia –

Anak kucing dianggap hasil campuran atau lahir dari dua DNA (chimera.dll) dalam warna hitam-oranye berhasil menyelamatkan Nashville Cat Rescue. Kucing itu bernama Aprikot.

Aprikot diselamatkan setelah sebuah keluarga pindah ke sebuah rumah dan menemukan anak kucing di dinding.

Yang perlu diperhatikan, kucing chimera adalah kucing dengan sel yang mengandung dua jenis DNA, yang disebabkan oleh dua embrio yang menyatu.



Meluncurkan Daily Paws, penampilan unik Apricot menarik penggemar dari seluruh negeri. Warna-warna pada wajah Aprikot tampak terbelah dua, setengah hitam dan setengah jingga.

Relawan Penyelamatan Kucing Nashville Kayli Craig kucing berbintik Aprikot juga dapat memiliki mata dua warna berbeda, yang disebut heterokromia. Tetapi Aprikot masih terlalu muda untuk mengetahui apakah dia juga akan memiliki mata khusus ini.

“Matanya tidak akan berubah menjadi warna dewasa sampai dia berusia 7 minggu,” kata Craig.

IFL Science melaporkan bahwa Apricot ditemukan bersama saudara-saudaranya yang diberi nama Olive dan Pickle.

Dengan wajah dua warna terbelah di tengah, ada kemungkinan Apricot bisa jadi chimera, tapi tidak bisa dipastikan tanpa tes DNA.

Chimera terjadi ketika dua embrio bergabung bersama di dalam rahim, menciptakan hewan yang memiliki dua set DNA. Meski jarang, ada kasus yang dikonfirmasi di antara manusia.

Pada tahun 2009, seorang penyanyi Amerika menemukan dia menderita chimerism tetragametic setelah menyelidiki tanda lahir langka yang menjalar di tengah tubuhnya.

Perkiraannya bervariasi, tetapi sebagian besar sumber menyarankan hanya ada sekitar 100 kasus yang terdokumentasi pada manusia.

Chimera di antara kucing tidak terlalu langka, menurut profesor Universitas California Leslie Lyon. Menurut Lyons, kebanyakan kucing tortoiseshell jantan sebenarnya adalah chimera karena karakteristik bulunya yang berbintik-bintik mungkin merupakan hasil dari kromosom X ekstra, menjadikan hewan tersebut XXY dan bukan XY.

Cangkang kura-kura betina bisa memakai mantel tanpa tambahan kromosom karena sudah memiliki dua kromosom X.

(jps / mic)

[Gambas:Video CNN]


Source