Diskon 85%, Tiket Garuda JKT-Bali PP Dijual Rp 940 Ribu!

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk kembali menggelar Garuda Indonesia Online Travel Fair (GOTF), sebagai upaya membangkitkan pariwisata domestik.

Direktur Komersial dan Kargo Garuda Indonesia Mohammad Rizal Pahlevi mengatakan GOTF menawarkan berbagai paket perjalanan dan diskon hingga 85% untuk tiket pesawat ke tujuan wisata.

Padahal, tiket pesawat Jakarta-Labuan Bajo hanya berkisar Rp 1,4 juta untuk pulang pergi dan Jakarta-Bali hanya Rp 940 ribu pulang pergi (PP). Selain itu, ada juga penawaran Jakarta-Sorong seharga Rp 3,5 juta, Surabaya-Lombok Rp 490.000, dan beberapa rute lainnya dengan total 182 rute penerbangan.

Tidak hanya tiket pesawat, diskon hingga 85% untuk tiket pesawat. GOTF menawarkan paket perjalanan, paket akomodasi, paket fotografi, dan acara bersepeda di tempat wisata, kata Rizal, Selasa (23/3/2021).

GOTF diselenggarakan atas kerja sama dengan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sejak 25 Maret hingga 31 Maret 2021. Untuk tanggal 25 Maret 2021, prioritas khusus bagi nasabah BCA. Periode 26 hingga 31 Maret 2021 terbuka untuk umum melalui saluran digital Garuda Indonesia

Limit penerbangan untuk promo pembelian tiket dibatasi hingga Maret 2022. Selain tiket pesawat, juga diberikan diskon untuk pemesanan hotel dan paket wisata selama GOTF 2021, dengan potensi diskon hingga 40%.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan dengan adanya travel fair dan penawaran seperti ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk berwisata ke destinasi wisata domestik. Dengan begitu pariwisata bisa kembali menjadi penggerak ekonomi dari mereka yang terkena pandemi.

Situasi pandemi ini menjadi tantangan agar kita beradaptasi dan tidak terjerumus dalam waktu yang lama. Di Garuda, protokol kesehatan benar-benar dijaga dan ini bagus, kita berharap pergeseran pariwisata bisa berkelanjutan. MICE akan segera kembali. ekonomi dan bertahan hidup, “katanya.

Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Jahja Setiaatmadja mengatakan kolaborasi dan kreativitas menjadi kunci untuk mempertahankan bisnis dalam pandemi ini. Ia menilai sektor pariwisata menjadi sektor yang dikedepankan segera pulih setelah terkena Covid-19.

“Pariwisata harus diutamakan. Garuda melihat peluang setelah sektor ini terkena Covid-19, dengan jumlah kasus yang menurun. Saya berharap tahun ini pemulihan dan industri pariwisata jika dikembangkan bisa menjadi penggerak perekonomian kita,” katanya. kata Jahja.

Saat ini industri hotel dan restoran masih sepi, sehingga perlu diberikan paket dan diskon kepada pelanggan sebagai pemicu dengan memanfaatkan digitalisasi. Ia optimistis GOTF tahun ini mampu menarik 20 juta nasabah BCA untuk berperan menghidupkan kembali pariwisata.

[Gambas:Video CNBC]

(hoi / hoi)


Source