Dirutnya Jadi Tersangka Skandal Asabri, Emiten Ini Buka Suara

Jakarta, CNBC Indonesia – Manajemen emiten real estate dan konstruksi, PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP) buka suara terkait Direktur Utama LCGP yang ditunjuk Kejagung menjadi salah satu dari delapan tersangka kasus dugaan korupsi Pengelolaan investasi PT Asabri (Persero).

Sekretaris Perusahaan Eureka Prima Jakarta Hervian Tahier mengatakan, latar belakang persoalan tersebut adalah direktur utama perseroan menjadi tersangka kasus Asabri.

“Direktur Utama Perseroan, Bapak Dr. Ir. Lukman Purnomosidi, MBA merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan investasi dana oleh Asabri di beberapa perusahaan periode 2012 – 2019,” ujarnya, dalam sebuah acara. keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (5/2/2021).

Dia menjelaskan, tindakan hukum yang telah dilakukan oleh Direktur Utama LCGP sejak munculnya kasus tersebut adalah dengan menunjuk kuasa hukum pada AB & Partner Law Office.

Dampak terhadap kegiatan operasional perusahaan dan dberdampak pada kondisi keuangan perusahaan yaitu Manajemen sedang mengkaji seberapa besar dampaknya terhadap perusahaan dan langkah-langkah mitigasi yang harus diambil, ”jelasnya.

“Dalam kasus di atas, kami belum dapat menentukan secara material dampak dari masing-masing kasus tersebut. Upaya akan dilakukan oleh perseroan untuk menetapkan Direktur Utama LCGP sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Segera pegang jajaran Direksi dan Jajaran Direksi. Rapat Komisaris mengambil langkah-langkah strategis untuk mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi. Akan timbul, ”jelasnya.

Ia mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum bisa memberikan penjelasan secara detail, “karena hingga saat ini kami masih menunggu hasil kajian lebih dalam.”

Sebagai catatan, WSJ mencatat, Lukman Purnomosidi merupakan pengusaha Indonesia yang telah memimpin 8 perusahaan berbeda dan pernah menjabat sebagai Presiden Direktur PT Network Selera Asia dan Presiden Direktur PT Prima Network.

Laporan keuangan LCGP 2018 menunjukkan Lukman pernah menjabat sebagai Komisaris PT Bakrieland Development Tbk (sejak 1991). Sebelumnya menjabat sebagai Komisaris PT Bukit Jonggol Asri Tbk (2011-2013), Presiden Asosiasi Real Estat Indonesia (2004-2007).

Lapkeu LCGP 2018Foto: Lapkeu LCGP 2018
Lapkeu LCGP 2018

Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menetapkan delapan tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dana investasi Asabri periode 2012-2019.

Kedelapan tersangka tersebut adalah:

1. Mantan Direktur Utama Asabri Adam R Damiri (ARD)

2. Mantan Direktur Utama Asabri Sonny Widjaja (SW)

3. Mantan Direktur Keuangan PT Asabri berinisial BE

4. Direktur Asabri HS

5. Kepala Divisi Investasi Asabri IWS

6. Direktur Utama PT Prima Network LP (Lukman Purnomosidi)

7. Pemilik PT Hanson International Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro (BT)

8. Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat (HH).

Selain itu, kerugian keuangan negara sedang dihitung oleh BPK dan untuk sementara nilainya sebesar Rp 23.739.936.916.742,58 atau Rp 23,74 triliun.

[Gambas:Video CNBC]

(tas tas)


Source