Diminta Jenazah Diego Maradona Tidak Dikremasi, Ada Apa? Semua halaman

BUENOS AIRES, KOMPAS.com – Pengadilan di Argentina memerintahkan agar jenazah Diego Maradona tidak dikremasi, setelah seorang wanita mengaku sebagai anaknya.

Pesepakbola legendaris ini harus “diawetkan” di dadanya jika hendak mengambil sampel DNA di pengadilan untuk keperluan investigasi.

Maradona meninggal karena serangan jantung pada 25 November di usia 60 tahun. Tubuhnya kemudian dibawa ke pemakaman di Buenos Aires.

Baca juga: [BIOGRAFI TOKOH DUNIA] Diego Maradona, Anak Emas Argentina dalam Sepak Bola

Baru-baru ini, ada seorang wanita bernama Magal Gil yang mengaku bahwa legenda bernomor punggung 10 itu adalah ayahnya.

Pengacara Gil mengklaim bahwa mereka telah memperoleh DNA sang megabintang, yang membuatnya tidak perlu membuka makamnya.

“Permintaan Miss Gil harus ditindaklanjuti. Makanya kantor kejaksaan harus mengirimkan sampel DNA,” kata pengadilan.

Lima hari setelah kematian Diego Maradona, pengadilan memerintahkan agar tubuhnya tidak dikremasi sampai pemeriksaan forensik selesai.

Dilaporkan Sky News Kamis (17/12/2020), pengadilan Argentina menyatakan bahwa semua kegiatan kremasi di masa depan tidak boleh diizinkan.

Magal Gil, yang diadopsi, mengklaim ibunya menghubunginya dua tahun lalu dengan kabar bahwa dia adalah putra Maradona.

Baca juga: Resmi, Markas Napoli Berubah Nama Menjadi Stadion Diego Armando Maradona

Dalam video yang diunggahnya ke Instagram, perempuan berusia 25 tahun itu mengatakan bahwa ia berhak mengetahui apakah Maradona adalah ayahnya atau bukan.

Pemain yang terkenal dengan “God’s Hand Goal” ini sendiri memiliki lima orang anak, empat di Argentina dan satu tinggal di Italia.

Kelima anak tersebut berasal dari empat wanita yang berbeda, termasuk mantan istrinya Claudia Villafane dan mantan pacarnya Veronica Ojeda.

Sebab, dengan tambahan Gil, total enam anak itu memperebutkan warisan pemain yang mengantarkan Argentina ke Piala Dunia 1986 di Meksiko.

Warisan mendiang legenda tersebut diyakini akan dibagikan secara merata kepada anak-anaknya. Namun, nilai kekayaannya menjadi bahan perdebatan.

Baca juga: Hasil Otopsi Diego Maradona: Berat Jantung Tidak Normal

Berdasarkan data dari Kekayaan Bersih SelebritiPemain yang pernah menjadi gelandang serang ini memiliki kekayaan sebesar 500.000 dolar AS (Rp 7 miliar).

Jurnalis Luis Ventura yang dekat dengan Maradona Fantino a la tarde TV kata Maradona meninggal dalam kemiskinan.

“Dia suka membuang-buang uang. Jika ada yang meminta, maka dia tidak akan ragu untuk memberikannya,” jelas Ventura.

Legenda almarhum dilaporkan memiliki kewajiban pajak kepada pemerintah Italia sejak 2005 sebesar 37,2 juta euro (Rp 644,3 miliar).

Baca juga: 200.000 Makam Pengawal Polisi Maradona untuk Hindari Perampokan Tubuh Legenda Argentina

Source