Dibantai Liverpool 0-7, inilah reaksi pelatih Crystal Palace: bola

LONDON – Pelatih Crystal Palace, Roy Hodgson, memberikan tanggapan atas kekalahan telak timnya dari Liverpool pada pekan ke-14 Liga Inggris 2020-2021. Dibantai dengan skor 0-7, Hodgson masih berusaha memetik pelajaran dari kondisi yang tidak menyenangkan tersebut.

Crystal Palace harus menelan pil pahit saat menjamu Liverpool pada pekan ke-14 Liga Inggris 2020-2021. Bermain di Stadio Selhurst Park, Sabtu 19 Desember 2020 WIB, Palace dibantai tujuh gol tanpa balas.

Crystal Palace vs Liverpool

Takumi Minamino mencatatkan namanya di papan skor. Tepatnya, di menit ketiga, pemain Jepang itu berhasil membobol gawang tuan rumah dan membawa Liverpool menang 1-0.

BACA JUGA: Jelang Man United vs Leeds United, Rashford Sombong Soal Gelar

Enam gol berikutnya dicetak oleh Sadio Mane (35), Roberto Firmino (44 ‘dan 68’), Jordan Henderson (52 ‘) dan Mohamed Salah (81’ dan 84 ‘). Berkat kemenangan ini, Liverpool mengantongi tiga poin tambahan.

Mendapati kekalahan telak ini, Roy Hodgson tentu saja tidak senang. Namun, ia siap menjadikan hasil minor ini sebagai pelajaran berharga agar hal yang sama tidak terjadi lagi pada timnya.

“Ini harus menjadi sesuatu yang kami pelajari. Kami tahu bahwa Liverpool adalah tim yang bagus,” kata Roy Hodgson, seperti dikutip dari situs resmi Cystal Palace, Minggu (20/12/2020).

“Mereka melakukan hal-hal tertentu dalam pertandingan yang menurut saya sangat penting dalam cara mendominasi dan memenangkan pertandingan. Kami perlu mengambil beberapa pelajaran dari itu,” lanjutnya.

Crystal Palace vs Liverpool

“Satu-satunya hal baik yang saya lihat adalah para pemain tidak pernah menyerah. “Kami tidak dibombardir dengan tembakan ke gawang atau peluang, tetapi ketika ada kesempatan, itu adalah peluang besar dan mereka mengambilnya dan sangat klinis,” kata Roy Hodgson.

Kini, Liverpool masih bertengger di puncak klasemen Liga Inggris 2020-2021 usai meraih kemenangan ini. Sedangkan Palace turun ke peringkat 13 dengan koleksi 18 poin.

Source