Diangkat sebagai Menteri Sosial, masa jabatan Risma sebagai Walikota Surabaya tinggal 2 bulan

SURABAYA, KOMPAS.com – Presiden Joko Widodo resmi mengangkat Walikota Surabaya Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial.

Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jawa Timur Jempin Marbun mengatakan masa jabatan Rima sebagai Wali Kota Surabaya akan berakhir pada Februari 2021.

Artinya, Risma harus menyerahkan surat pengunduran diri sebagai Walikota Surabaya.

“Jika ada surat pengunduran diri, maka Gubernur Jawa Timur bisa menunjuk satgas, dalam hal ini Wakil Walikota Surabaya,” tegasnya Selasa (22/12/2020).

Baca juga: Diangkat Jokowi Jadi Menteri Sosial, Risma: Terima Kasih untuk Warga Surabaya

Usai dilantik sebagai Plt Walikota Surabaya, kata Jempin, proses pemberhentian tersebut dimulai dari rapat paripurna di DPRD Kota Surabaya.

Hasil paripurna tersebut kemudian diserahkan ke Kemendagri dan bisa mengangkat walikota baru, jelasnya.

Baca juga: Ditunjuk Jadi Mensos, Ini Rangkaian Langkah Awal yang Akan Risma Ambil

Diketahui, Risma dilantik menjadi Walikota Surabaya periode kedua pada 17 Februari 2016 dengan Wisnu Sakti Buana sebagai Wakil Walikota Surabaya.

Selasa sore, Presiden Jokowi memilih Risma untuk menggantikan Juliari P Batubara yang saat ini ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akibat kasus korupsi bansos Covid-19.

Selain posisi Menteri Sosial, Presiden Jokowi juga merombak lima jabatan menteri lainnya.

Sandiaga Salahudin Uno menempati posisi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Wishnutama Kusubandio.

Baca juga: Profil 6 Menteri Baru Hasil Reshuffle Kabinet Jokowi

Selain itu, Wahyu Sakti Trenggono dipercayakan menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan menggantikan Edhy Prabowo yang tertangkap tangan KPK atas dugaan kasus suap izin ekspor benih lobster.

Kemudian Menteri Agama dijabat oleh Yaqut Cholil Qoumas. Mantan Bupati Rembang menggantikan Fachrul Razi.

Kemudian Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan menggantikan Terawan.

Terakhir, Muhammad Lutfi menjabat sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Agus Supramanto.

Source