Di planet Venus Hujan Berasam dan Mengandung Logam

Jakarta

Venus sering disebut sebagai kembaran Bumi karena terdapat beberapa kesamaan antara kedua planet tersebut. Namun sebenarnya, cuaca di Venus sangat berbeda dengan di Bumi, termasuk hujan.

Sebagai perbandingan, Venus dan Bumi memiliki ukuran yang sama, memiliki komposisi yang sama, dan keduanya mengorbit di dalam zona layak huni matahari.

Selain itu, ada beberapa perbedaan penting yang membuat Venus disebut sebagai lubang neraka cair. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh atmosfer Venus yang sangat padat dan sama sekali tidak ramah bagi kehidupan.

Dan karena kerapatan dan komposisinya yang alami, suhu permukaan rata-rata Venus sangat panas. Suhu di Venus mencapai rata-rata 462 derajat Celcius. Dengan temperatur setinggi itu, apapun yang berbentuk cair akan menguap sebelum bisa mencapai permukaan, termasuk hujan asam.

Meskipun karbon dioksida tidak terlihat, awan planet ini terdiri dari awan buram yang mengandung asam sulfat. Karenanya, hujan di Venus pun mengambil bentuk hujan asam.

Karena kondisi ini, kita tidak dapat melihat permukaan planet dengan metode konvensional. Segala sesuatu yang kita ketahui tentang permukaan Venus dikumpulkan oleh pesawat ruang angkasa yang dilengkapi dengan instrumen pencitraan radar, yang dapat mengintip melalui awan tebal dan mengungkapkan permukaan di bawahnya.

Dikutip dari Phys.org, Dari sekian banyak flybys dan probe atmosfer yang dikirim ke awan tebal, para ilmuwan sudah mengetahui bahwa atmosfer Venus sangat padat.

Faktanya, massa atmosfer Venus adalah 93 kali massa Bumi, dan tekanan udara di permukaannya diperkirakan 92 bar, yaitu 92 kali lipat Bumi di permukaan laut. Jika manusia bisa berdiri di permukaan Venus, mereka akan dihancurkan oleh atmosfernya.

Komposisi atmosfer Venus sangat beracun, terutama terdiri dari karbondioksida (96,5%) dengan sedikit nitrogen (3,5%) dan sisa gas lain, terutama sulfur dioksida. Dikombinasikan dengan kepadatannya, komposisi tersebut menghasilkan efek rumah kaca terkuat dari planet mana pun di Tata Surya.

Singkatnya, jika Anda ingin menggambarkan Venus, uraiannya adalah planet itu sangat panas, tekanan udara sangat tinggi, angin bertiup sangat kencang, dan hujan yang mengandung asam sulfat dan logam serta badai petir yang disebabkan oleh letusan gunung berapi. Mengerikan!

Menonton video “Ada tanda-tanda kehidupan, planet Venus langsung menjadi prioritas NASA
[Gambas:Video 20detik]

(rns / rns)

Source