Di Korea Selatan, Asnawi Mangkualam diibaratkan Son Heung-Min dengan Park Ji-Sung

Reputasi Asnawi yang tinggi di Korea Selatan diakui oleh Ansan Greeners sebagai klub yang dibela Asnawi.

Perlahan, perlahan Asnawi Mangkualam mulai dipercaya tampil di line-up Ansan Greeners. Setelah tampil di Piala FA melawan klub kasta keempat, baru-baru ini Asnawi juga melakoni debutnya di K League 2.

Dengan pencapaian tersebut, kepercayaan Asnawi mampu beradaptasi dengan iklim sepakbola Korsel semakin meningkat. Para pengurus Ansan Greeners bahkan tak segan-segan memanggil Asnawi Son Heung-Min, atau bahkan Park Ji-sung.

Hal tersebut terungkap karena eks PSM Makassar ini mendapat reputasi tinggi yang turut mengangkat citra Ansan Greeners. Sepak bola Korea Selatan mulai dikenal di Indonesia, karena kehadiran Asnawi di Ansan Greeners.

Situasi ini mirip dengan Son dan Park, yang sama-sama membawa nama besar sepak bola Korea Selatan untuk dilihat di level Eropa, ke dunia internasional. Dalam skala yang lebih kecil, Kim Gil-sik selaku pelatih Ansan Greeners juga mencap Asnawi.

“Ketertarikan Asnawi sungguh luar biasa. Ini seperti Son Heung-min, dari Indonesia,” ucap Gil-sik seperti dilansir MBC Plus.

“Kecepatan dan mobilitasnya adalah kekuatan. Secara khusus, dia memiliki komitmen yang sangat kuat terhadap bola. Jika bola dicuri, bola akan mengikuti sampai akhir, dan merebutnya, ”jelas Gil-sik soal Asnawi.

Son Heung-Min - Korea Selatan

“Saya khawatir kami akan bermain lebih defensif jika dia melakukannya, tetapi saya bisa meningkatkannya secara memadai. Dia adalah pemain yang sangat menarik tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk Korea. Saya akan mencoba membantunya, menunjukkan keahliannya tanpa beban, “lanjut Gil. -sik.

Pamor Asnawi telah mengangkat klub ini di media sosial, karena minat yang besar dari para penggemar sepak bola dari Indonesia. Keberadaan warga negara Indonesia (WNI) membantu Asnawi beradaptasi selama tinggal di Ansan.

Pada debut K League 2-nya, melawan Busan IPark, Asnawi memainkan peran yang tidak terduga dan diturunkan dari awal. Label Asnawi sebagai bek kanan diubah oleh Gil-sik menjadi striker sayap.

Asnawi sendiri merasa terlalu berlebihan untuk disamakan dengan Park. Pengurus Ansan teringat bagaimana Park membuat masyarakat Korea Selatan mulai menonton Manchester United, seperti halnya Asnawi yang membuat masyarakat Indonesia memperhatikan Ansan Greeners.

“Park Ji-sung adalah seorang legenda. Sebarkan sepak bola Asia di pentas Eropa. Perbedaan antara saya dan Park Ji-sung sangat besar, tetapi saya juga bermimpi untuk memasuki Eropa, dan merasa tertantang. Ibarat serigala, maskot tim kami, saya akan tuangkan 100 persen bersama rekan-rekan saya, ”kata Asnawi, dikutip dari JoongAng Ilbo.

Asnawi Mangkualam Ansan Greeners

Source