Dapatkan tambahan 10 Mhz di 2,3 GHz, ini paket Telkomsel

telkomtelstra januari - maret

JAKARTA (Indotelko) – Sejumlah rencana telah dirancang Telkomsel setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan perusahaan sebagai salah satu peserta lolos Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz pada Rentang 2360-2390 MHz untuk Tujuan Pengorganisasian Jaringan Seluler Seluler. Telkomsel yang terpilih telah memilih alokasi Pita Frekuensi Radio blok C pada rentang 2380 – 2390 MHz. “Kami bersyukur dan bersyukur bisa mendapatkan kembali kepercayaan dari pemerintah melalui tekad para peserta untuk lolos Seleksi Pengguna Pita Frekuensi 2,3 GHz yang baru-baru ini diadakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Langkah korporasi melalui ini Investasi pita frekuensi telah memperhatikan berbagai aspek, seperti investasi yang matang dan strategi pengembangan bisnis, dengan dukungan finansial yang kuat, sejalan dengan roadmap transformasi Telkomsel yang kini menjadi perusahaan telekomunikasi digital, ”ujar Presiden Direktur Telkomsel. Setyanto Hantoro. Dia mengungkapkan, tambahan spektrum akan digunakan untuk memperkuat pengembangan layanan broadband 4G LTE terkini dengan memaksimalkan kapasitas dan kualitas jaringan broadband bagi pelanggan hingga pelosok Indonesia, serta melanjutkan pengembangan implementasi jaringan 5G terkini. teknologi yang akan segera diterapkan di Indonesia. “Kami berharap pencapaian ini juga dapat mendukung penguatan ekosistem digital di Indonesia, termasuk industri kreatif digital, e-commerce, serta mendorong transformasi digital pada segmen usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM),” ujar Setyanto. Selanjutnya untuk tahap awal, Telkomsel akan melanjutkan pengembangan BTS 4G LTE dengan memaksimalkan frekuensi 2,3 GHz yang tersedia, terutama di wilayah dengan trafik tinggi penggunaan layanan broadband. Dengan demikian, Telkomsel dapat memungkinkan masyarakat untuk menikmati kecepatan akses maksimal mobile broadband yang lebih tinggi dan berkualitas, dengan kapasitas jaringan yang dapat memenuhi kebutuhan aktivitas digital masyarakat. Tambahan spektrum frekuensi 2,3 GHz 10 MHz akan segera mulai digunakan setelah proses refarming dan diterbitkannya Izin Pita Frekuensi Radio (IPFR) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia pada awal tahun 2021 sehingga alokasi band-bandnya bersebelahan dan dapat dioptimalkan untuk penggunaan jaringan broadband oleh pemasok. Telkomsel juga berkomitmen untuk memenuhi kewajiban yang ditetapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia kepada peserta yang lolos seleksi alokasi frekuensi tambahan 2,3 GHz. Kewajiban tersebut antara lain menggelar showcase jaringan 5G, pengembangan infrastruktur 4G / 5G di lokasi-lokasi prioritas seperti destinasi wisata super prioritas (Labuan Bajo, Mandalika, Likupang, Danau Toba, dan Borobudur), serta mengembangkan infrastruktur 4G / 5G di setidaknya 25% kota. kabupaten / kota di Indonesia yang telah terkoneksi fiber optic dengan memaksimalkan alokasi pita frekuensi radio yang didapat dalam proses seleksi. Telkomsel memahami bahwa saat ini ketersediaan spektrum frekuensi di Indonesia masih sangat terbatas, sedangkan perbandingan antara pertumbuhan jumlah pengguna layanan broadband dengan alokasi spektrum frekuensi yang dimiliki Telkomsel harus terus berjalan seiring dengan perkembangannya. Dengan pertimbangan tersebut, dan untuk mengakomodir pertumbuhan tersebut dengan perkembangan penduduk dalam ekosistem gaya hidup digital yang sangat besar di Indonesia, nilai tambah spektrum ini sangat tinggi dan signifikan dalam memperkuat tiga pilar digital Telkomsel untuk terus menjadi penyedia Konektivitas Digital, Platform Digital, dan Digital . Layanan terpercaya di Indonesia, ”jelas Setyanto.

Paket Freedom Spirit

Hingga November tahun ini, Telkomsel telah menggelar lebih dari 233.000 unit BTS, dengan ketersediaan lebih dari 105.000 BTS 4G yang mencakup 95% populasi di seluruh pelosok tanah air. Sepanjang tahun 2020, Telkomsel juga fokus membangun lebih dari 25.000 jaringan yang dikhususkan untuk menyediakan jaringan broadband 4G LTE. Di penghujung tahun 2019, Telkomsel juga telah menjajal jaringan 5G terbaru di Batam untuk sektor industri, setelah sebelumnya berhasil menggelar uji coba dan showcase penggunaan jaringan 5G di Asian Games 2018. Dengan diumumkannya Telkomsel sebagai peserta yang lolos Pemilihan Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz pada Range 2360-2390 MHz, maka komposisi alokasi izin frekuensi yang dimiliki Telkomsel adalah sebagai berikut: frekuensi 2,3 GHz dengan lebar pita 40 MHz, frekuensi 2.1 GHz dengan lebar pita 15 MHz, frekuensi 1.8 GHz dengan bandwidth 22.5 MHz, dan frekuensi 800/900 MHz dengan bandwidth 15 MHz.

Hari Kemerdekaan Indonesia ke-75

Penambahan spektrum frekuensi ini akan memperkuat fondasi pengembangan bisnis digital yang terus dibangun Telkomsel, yang hingga triwulan III-2020 telah tumbuh lebih dari 10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sebagai upaya untuk terus menyediakan Kemudahan pengalaman aktivitas digital masyarakat, Telkomsel juga memiliki aspirasi yang kuat untuk menjadi pintu gerbang solusi digital bagi masyarakat Indonesia dan dunia yang salah satunya diwujudkan melalui pengembangan infrastruktur jaringan berteknologi canggih seperti 4G LTE sepanjang pembangunan. BTS baru sepanjang tahun ini. dan 5G ke depannya, “pungkas Setyanto. (ak)

Source