Dapatkan Dana Segar dari IPO, 2 Emiten Mempercepat Ekspansi 2021

Jakarta, CNBC Indonesia – Dua emiten baru yang mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia akhir pekan lalu, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) dan PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) semakin menggenjot ekspansi bisnis. Keduanya terdaftar di papan utama bursa.

Panca Mitra, misalnya, emiten ekspor pengolahan udang, berencana membangun pabrik baru di Kedepalan awal tahun ini untuk menambah kapasitas produksi perseroan dan menambah varian baru.

“Pembangunan pabrik direncanakan dimulai pada Januari 2021,” kata Direktur Utama Panca Mitra Martinus Soesilo, Rabu (23/12/2020).

Perluasan pabrik baru tersebut akan meningkatkan penjualan sebesar 11% menjadi 20 ribu ton dan meningkatkan penjualan sebesar 11% menjadi US $ 190 juta tahun depan.

Dengan penambahan fasilitas produksi ini, varian nilai tambah perseroan, kata Martinus, diharapkan bisa lebih besar sehingga diharapkan dapat meningkatkan margin laba perseroan. “Kami berencana beralih dari produk komoditas, seperti raw product ke value added product,” tambah Martinus.

Panca Mitra adalah emiten konsumen berbasis ekspor di sektor pengolahan udang. Negara tujuan ekspor utama adalah Amerika Serikat dan Jepang. Saat ini perseroan memiliki 7 fasilitas produksi di Situbondo dan Tarakan dengan kapasitas produksi sekitar 25 ribu ton per tahun dan fasilitas cold storage berkapasitas 46 ribu ton.

Emiten lain yang juga menggenjot ekspansi bisnis adalah produsen kosmetik Victoria Care. Dalam ajang IPO tersebut, perseroan menghabiskan 26% dana untuk menambah kapasitas penyimpanan dan 74% untuk modal kerja.

Baru-baru ini, perseroan juga melakukan perluasan penambahan Oemah Herborist di Rest Area KM 72A Tol Purbaleunyi pada Jumat, 18 Desember 2020. Saat ini perseroan sudah memiliki 70 gerai di Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, Semarang hingga Makassar. . Di gerai tersebut, perusahaan menjual produk Herborist.

“Pabrik Kecantikan Jamu Oemah memiliki konsep yang berbeda dengan Jamu Oemah lainnya,” kata Sumardi Widjaja, Direktur Operasional Victoria Care Indonesia, Rabu (23/12/2020).

Sekadar informasi, Victoria Care Indonesia didirikan pada tahun 2007, menawarkan produk kecantikan dan perawatan tubuh dengan brand Herborist, seperti stretch, body butter, olive oil, lotion, sabun, masker wajah, vitamin rambut, pewarna rambut, shampoo dan lain-lain.

Perusahaan mengedepankan strategi R&D dan produksi yang fleksibel sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan menambah produk baru. Hal ini dilakukan untuk merespon dengan cepat tren baru yang terjadi di pasar dan beradaptasi dengan perubahan pola konsumen.

Produknya dipasarkan di dalam negeri dan di beberapa negara di Asia seperti Jepang, China, Korea, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Hongkong.

Di dalam negeri, perseroan memiliki lima kantor cabang, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya dan Denpasar dengan 30 distributor, 60.000 peritel tradisional dan 9.000 peritel modern dan 3.000 pedagang grosir tradisional.

[Gambas:Video CNBC]

(hps / hps)


Source