Covid-19 Dapat Memperparah Penyakit Saraf dan Menyebabkan Cacat

Memuat …

JAKARTA – Covid-19 bisa memperburuk keadaan penyakit Saraf yang ada, stroke dan nyeri misalnya. Meski saat ini penyakit saraf ini sudah bisa dikendalikan, banyak pasien yang takut berobat ke rumah sakit karena pandemi Covid-19. Itu juga bisa memperburuk kondisi penyakit.

Baca juga: Jangan Pakai Mahal, Begini Cara Menurunkan Kolesterol Secara Alami

“Kalau ternyata orang ini punya kelainan dan punya Covid juga, ini simalakama. Mengapa? Tidak semua rumah sakit memiliki pusat pengobatan Covid, ”kata Board Certified Neurologist, dr Zicky Yombana, Sp.S belum lama ini.

Lebih lanjut dr. Zicky menjelaskan pasien itu stroke terutama stroke baru membutuhkan rawat inap segera. Namun hasil pemeriksaan usap menunjukkan positif Covid-19, sehingga pasien tidak bisa dirawat di ruang perawatan biasa, melainkan ruang isolasi.

Artinya tidak mungkin dia dirawat di ruang stroke sendirian, tapi harus dirawat di ruang isolasi. Sekarang mencari ruangan seperti itu itu susah. Akhirnya stroke tidak bisa ditangani. Jadi stroke tidak maksimal , “jelasnya.

Bila stroke tidak ditangani, pada saat bersamaan Covid-19 menyebabkan komplikasi. Penyakit akibat virus korona baru asal Wuhan, China, bisa memperburuk kondisi stroke. Menurut dr. Zicky, meski dinyatakan sembuh, akan menyebabkan kecacatan.

Baca juga: Angka Kematian Yang Cukup Tinggi, Penting Untuk Mengenali Gejala Kanker Paru

“Covid bisa memperburuk penyakit saraf lainnya. Meski Covid tidak langsung menyebabkan gangguan saraf, namun bisa memperburuknya. Ujung-ujungnya, penanganan penyakit saraf terganggu. hasilitu menjadi lebih buruk. Kalau sudah sembuh akan menimbulkan kecacatan, ”pungkasnya.

(nug)

Source