Cluster Baru Muncul, Bagian dari Sydney Lockdown Hari Ini

Jakarta, CNN Indonesia –

Sejumlah area di Sydney, Australia, mempersiapkan lockdown pada Sabtu (19/12), di tengah munculnya cluster baru Covid-19 di pantai utara kota menjelang perayaan Hari Natal.

Pemerintah setempat meminta warga di kawasan pantai utara Sydney untuk tinggal di rumah mulai Sabtu pukul 17.00 hingga Rabu (23/12) tengah malam jika tidak ada kebutuhan yang mendesak.

“Kami berharap dapat memberikan waktu yang cukup untuk menangani virus sehingga orang dapat bersantai selama Natal dan Tahun Baru,” kata Pemimpin Negara Bagian New South Wales, GladysBerejiklian.

Sebagaimana dilaporkan AFPSore ini, pemkot juga akan menutup pantai, klub malam, dan hotel.

Meskipun pembatasan hanya berlaku di pantai utara, Berejiklian meminta lebih dari lima juta penduduk Sydney juga tinggal di rumah selama beberapa hari.

“Bolehkah saya meminta semua orang untuk meninggalkan aktivitas yang tidak penting? Kami tidak ingin virus menyebar ke luar pantai utara,” kata Berejiklian.

Beberapa pejabat lokal di Australia juga mengambil ‘ancang-ancang’ untuk memberlakukan lockdown jika cluster Covid-19 terus bertambah.

Negeri Kanguru pada September lalu mencatat nol tambahan kematian akibat infeksi virus corona dalam dua bulan terakhir. Laporan ini adalah pertama kalinya sejak lonjakan korban jiwa akibat Covid-19 pada 13 Juli.

[Gambas:Video CNN]

Setelah penurunan ini, pemerintah Australia didesak untuk melonggarkan peraturan menjelang Natal. Namun, di tengah pelonggaran tersebut, muncul kasus di Queensland yang ternyata dari Sydney.

Setelah diteliti, cluster baru telah muncul di Sydney dengan total 38 orang. Di tengah peningkatan angka infeksi ini, pemerintah Sydney belum mewajibkan warganya untuk memakai masker.

Namun, pemerintah menganjurkan warga di pantai utara untuk memakai masker, bahkan di dalam ruangan.

Saat ini, Australia sendiri telah mencatat 28 ribu kasus Covid-19 dengan 908 kematian.

(din / has)


Source