Cium Tangan dan Kaki Suami Anda

JAKARTA, KOMPAS.com – Kuasa hukum Hotma Sitompoel, Partahi Sihombing menegaskan, Desiree Tarigan harus mencium tangan dan kaki kliennya jika ingin meminta maaf.

Alih-alih menenangkan Desiree Tarigan, Partahi Sihombing justru berpesan agar istri kliennya tidak malu dengan suaminya sendiri.

Baca juga: Hotma Sitompoel Tanggapi Ultimatum Bunda Desiree Tarigan, Sebut Seseorang dari Belakang

“Setelah apa yang telah dilakukan, seperti mempermalukan suami, (sekarang) datang dan minta maaf, cium tangan, cium kaki (Hotma). Kenapa harus malu? Cium saja kaki suami, cium tangan suami sendiri,” ucap Partahi. dalam jumpa pers di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Senin (19/4/2021).

Partahi berharap Desiree bisa mengalah pada Hotma Sitompoel dan tidak menangis di belakang pengacaranya, Hotman Paris.

Baca juga: Mantan ART Klaim Kata-kata Ibu Desiree Tarigan Didiktekan Seseorang

“Hormati suamimu (Desiree), kasihanilah ayah tirimu (Bams), yang telah memberikanmu dukungan fisik dan mental selama 22 tahun,” kata Muara Karta, pengacara Hotma Sitompoel lainnya.

Kasus ini berawal dari pertengkaran antara rumah tangga Desiree Tarigan dan Hotma Sitompoel. Saat itu, Desiree mengaku diusir Hotma dari rumah yang diklaim sudah 22 tahun ditinggali.

Baca juga: Ibunda Desiree Tarigan Tak Peduli Hotma Sitompoel Harus Berpisah dengan Putrinya

Berangkat dari perseteruan tersebut, muncul kabar yang menyebutkan Hotma selingkuh dengan Desiree.

Saat dikonfirmasi, Hotma justru membantah kabar tersebut dan menuding Desiree selingkuh dengan pria lain.

Tak senang dengan ucapan tersebut, Desiree melaporkan Hotma ke Polres Jakarta Selatan pada 7 April 2021 terkait kasus dugaan pencemaran nama baik berdasarkan Pasal 310 KUHP dan 311 KUHP serta Pasal 27 Ayat 3 UU ITE.

Baca juga: Pengacara Panggil Laporan Eks ART Desiree Tarigan untuk Naik ke Tahap Penyidikan

Sementara itu, Hotma juga dilaporkan ibu Desiree, Muliana Tarigan, atas kasus dugaan pengambilan tanah ke Polres Jakarta Selatan pada 7 April 2021 dengan Pasal 167 KUHP juncto Pasal 365 KUHP.

Masih terkait perselisihan, Desiree dan putranya, Bams, dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 7 April 2021 oleh mantan Asisten Rumah Tangga (ART), Irni, atas kasus dugaan perampasan kemerdekaan.

Laporan bernomor TBL / 1839 / IV / YAN.2.5 / 2021 / SPKT PMJ itu mendebat Pasal 333 KUHP juncto Pasal 30 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Source