China mengusir kapal perusak AS dari Laut China Selatan

Jakarta, CNN Indonesia –

Cina mengusir para perusak Amerika Serikat yang berlayar ke Kepulauan Spratly laut Cina Selatan (LCS) sengketa, Selasa (22/12).

Juru bicara Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat China Tian Junli mengatakan kapal perusak USS John S. McCain berlayar di dekat Kepulauan Spratly, yang disebut China sebagai Kepulauan Nansha.

Dia memastikan kapal perusak telah diusir setelah diperingatkan.

“China tegas menentang perilaku AS seperti ini karena merugikan kedaulatan dan keamanan kami. Ini sangat mengganggu perdamaian dan stabilitas di Laut China Selatan,” kata Tian seperti dikutip Antara. South China Morning Post.

Armada Ketujuh Amerika Serikat mengatakan kapal perusak berpeluru kendali itu dikirim untuk menegaskan hak dan kebebasan navigasi di pulau-pulau itu.

Kapal perang AS berlayar untuk menantang pembatasan perjalanan yang diberlakukan oleh China, Vietnam, dan Taiwan.

Operasi itu dilakukan setelah militer AS memperingatkan akan “lebih tegas” terhadap Beijing.

“Pada 22 Desember, USS John S. McCain (DDG 56) menegaskan hak dan kebebasan navigasi di Kepulauan Spratly, sesuai dengan hukum internasional,” kata Komandan Armada Pasifik AS.

China mengklaim hampir semua pulau di Laut China Selatan sebagai miliknya, yang juga diklaim oleh Taiwan, Vietnam, Malaysia, Filipina, dan Brunei.

Meski tidak memiliki sengketa teritorial di Laut China Selatan, AS tetap menentang klaim historis China di perairan tersebut yang dianggap oleh negara Paman Sam sebagai wilayah internasional yang bisa dilewati siapa pun.

AS menganggap klaim China di Laut China Selatan ilegal.

“Kami ingin memperjelas bahwa klaim Beijing atas sumber daya alam di seluruh Laut China Selatan sepenuhnya ilegal dan merupakan kampanye penindasan untuk menguasai kawasan,” kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo.

(Dea)

[Gambas:Video CNN]


Source