China Berikan Vaksin Corona Gratis, Filipina Akan Dapat 500.000 Halaman Semua

MANILA, KOMPAS.com – Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada Sabtu (16/1/2021) berjanji akan mendonasikan 500.000 vaksin Covid-19 ke Filipina.

Dia membuat janji itu saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Filipina di Manila kemarin, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Filipina.

Donasi untuk vaksin virus corona akan tetap dilakukan, meski ada kekhawatiran masyarakat Filipina terkait kemanjurannya.

Baca juga: Presiden Turki Erdogan disuntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac

Sementara itu, pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte tengah berupaya mencarikan pasokan vaksin korona untuk 110 juta penduduknya.

Mereka dikritik karena terlalu lambat mencari vaksin Covid-19, padahal negara lain sudah mulai menyuntikkannya.

Kemudian diluncurkan AFPFaktanya, Filipina telah setuju untuk membeli 25 juta dosis vaksin Sinovac, meski penggunaannya belum disetujui oleh regulator China.

Baca juga: [VIDEO] Intip Fasilitas Manufaktur Vaksin Covid-19 di Tiongkok

Belum diketahui vaksin virus korona mana yang akan disumbangkan oleh China, dan apakah sumbangan itu merupakan bagian dari perjanjian sebelumnya.

Kedutaan Besar China di Manila tidak berkomentar saat dihubungi AFP.

Sebelum Filipina, negara-negara dekat China juga mendapat vaksin Covid-19 gratis, seperti Kamboja yang mendapat 1 juta dosis gratis pada Jumat (15/1/2021), dan Myanmar yang diberi 300.000 dosis gratis.

Baca juga: Berteman dengan China, Negara Kerajaan Ini Dapat 1 Juta Vaksin Sinovac Gratis

Duterte secara aktif dekat dengan Beijing sejak menjabat pada 2016, dan membela vaksin China yang efektivitasnya diragukan secara luas.

Meskipun uji coba di Turki menunjukkan kemanjuran 91,25 persen, percobaan lain di Brasil hanya menghasilkan kemanjuran 50 persen.

Duterte bulan lalu menuai kritik setelah mengungkapkan anggota pengawalnya telah disuntik dengan vaksin Sinopharm dari China, meskipun belum disetujui untuk digunakan.

Covid-19 di Filipina telah menginfeksi total hampir 500.000 orang, dengan jumlah kematian mendekati 10.000.

Petugas medis telah memperingatkan bahwa akan ada lonjakan kasus setelah liburan Natal, acara keagamaan, dan kasus varian baru virus corona di Filipina.

Baca juga: Paus Fransiskus dan Paus Benediktus XVI Terima Vaksin Covid-19

Source