Cedera saat mahkotanya dicopot secara paksa, Nyonya Sri Lanka mengambil tindakan hukum

Jakarta, Insertlive

Pushpika De Silva harus menelan kekecewaan karena penobatannya sebagai Nyonya Sri Lanka 2020 terpaksa dibatalkan.

Dia harus menyerahkan mahkotanya segera setelah dinobatkan sebagai ratu kecantikan.

Peristiwa menghebohkan terjadi ketika mahkota Ibu Sri Lanka dicopot paksa oleh Caroline Jurie Nyonya Sri Lanka 2019 yang juga menyandang gelar Nyonya Dunia 2020.


Caroline dengan paksa melepas mahkota Pushpika karena menilai ratu kecantikan melanggar satu syarat.

Di konter Mrs. Sri Lanka ini, peserta perempuan harus sudah menikah dan tidak pernah bercerai.

Caroline menyatakan bahwa Pushpika tidak pantas menang karena telah menceraikan suaminya.

Oleh karena itu, ia secara paksa melepas mahkota Pushpika dan menyerahkannya kepada runner-up pertama.

Tindakan ceroboh Caroline ini pun menuai kritik dari penonton dan penggagas acara Ibu Sri Lanka.

Pasalnya, Pushpika mengalami cedera di bagian kepala dan harus dilarikan ke rumah sakit akibat ulah Caroline.

Oleh karena itu, Pushpika juga akan melaporkan perbuatan tidak menyenangkan tersebut ke ranah hukum.

Nona Sri LankaNyonya Sri Lanka / Foto: (dokumen YouTube)

Pushpika juga menjelaskan bahwa dia tidak bercerai dan hanya berpisah dengan suaminya.

Karena itu, Puspika bisa kembali meraih gelarnya sebagai Ibu Sri Lanka 2020.

Dalam pidatonya setelah menjadi ratu kecantikan, ia pernah menyoroti tindakan diskriminatif terhadap ibu tunggal seperti dirinya.

“Ada banyak ibu tunggal seperti saya yang menderita di Sri Lanka. Mahkota ini saya persembahkan untuk wanita, ibu tunggal yang berjuang untuk membesarkan anak-anaknya sendiri,” katanya seperti dikutip dari laporan tersebut. BBC.

(lengan / lengan)


Tonton juga video berikut ini:




Source