Cari Sinyal Radio dari Luar Angkasa, Cara Baru untuk Melihat Dunia Asing

PR CIREBON – Hingga saat ini, lebih dari 4.500 planet ekstrasurya telah ditemukan saat para ilmuwan menjelajahi alam semesta untuk lebih memahami dan jika mungkin menemukan tanda-tanda kehidupan.

Meski begitu, hingga saat ini mereka belum pernah menemukan pancaran radio dari planet-planet jauh tersebut.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Astronomy & Astrophysics, sekelompok peneliti yakin mereka telah mendeteksi ledakan radio yang berasal dari konstelasi Boötes.

“Kami menyajikan salah satu petunjuk pertama untuk mendeteksi planet ekstrasurya di domain radio,” kata penulis utama studi tersebut, peneliti Universitas Cornell Jake Turner, dalam sebuah pernyataan.

Ia menyatakan bahwa sinyal tersebut berasal dari sistem Tau Boötes, yang berisi bintang biner dan planet ekstrasurya.

Dia mengungkapkan bahwa pihaknya telah membuat kasus untuk emisi oleh planet itu sendiri, dari kekuatan dan polarisasi sinyal radio dan medan magnet planet tersebut, yang kompatibel dengan prediksi teoritis.

Sistem Tau Boötes berjarak sekitar 51 tahun cahaya dari Bumi. Satu tahun cahaya, yang mengukur jarak di luar angkasa, kira-kira 6 triliun mil.

Para peneliti membuat penemuan mereka berkat Low Frequency Array (LOFAR), sebuah teleskop radio di Belanda.



Setelah mengamati emisi radio dari Jupiter dan mengamati lebih dari 100 jam pengamatan radio yang diskalakan untuk meniru raksasa gas tersebut, mereka menemukan apa yang disebut tanda ‘Jupiter panas’, meskipun lemah, dalam sistem konstelasi.

“Kami belajar dari Jupiter sendiri seperti apa jenis deteksi ini. Kami mencarinya dan menemukannya,” kata Turner.

Selain emisi radio yang mungkin berasal dari konstelasi Boötes, para peneliti mungkin telah menemukan emisi radio lainnya, termasuk di konstelasi Cancer dan sistem Upsilon Andromedae.

Rekan penulis studi tersebut, Ray Jayawardhana, mengatakan jika peneliti dapat memastikan bahwa emisi radio memang berasal dari konstelasi Boötes, hal itu dapat membuka jendela baru di sistem planet ekstrasurya.

Source