Bukti Kontes Tewasnya Laskar di Komnas HAM antara Polri dan FPI

Jakarta

Komnas HAM terus mengusut insiden penembakan antara Front Pembela Islam (FPI) Laskar dan polisi di Km 50 tol Jakarta-Cikampek. Bareskrim Polri dan FPI sama-sama memberikan bukti kuat kepada Komnas HAM.

Senin, 20 Desember 2020, pengacara bersama keluarga 6 anggota FPI Laskar yang ditembak mati polisi mendatangi Komnas HAM untuk menyerahkan bukti kasus penembakan 6 anggota laskar FPI.

Senada dengan itu, Bareskrim Polri juga akan menunjukkan barang bukti dan mobil yang digunakan laskar FPI dan polisi sesuai permintaan Komnas HAM.

Keluarga FPI Laskar Serahkan Bukti Penembakan

FPI bersama perwakilan keluarga 6 anggota TNI yang tewas menyampaikan bukti yang dikumpulkan FPI terkait penembakan 6 anggota laskar di Km 50 tol Jakarta-Cikampek ke Komnas HAM.

Pemantauan detikcom, Senin (21/12/2020), rombongan tokoh FPI tiba lebih dulu pada pukul 09.45 WIB. Tokoh FPI yang hadir antara lain Ketua PA 212 Slamet Maarif, Habib Hanif Alatas, Yusuf Martak, Habib Muchsin, dan Edy Mulyadi. Turut mendampingi politikus PKS, Mardani Ali Sera.

Tak lama kemudian, rombongan yang terdiri dari 6 keluarga laskar datang didampingi pengacaranya, Aziz Yanuar. Sebelumnya, hadir pula Ketua Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo Pawiro.

Rombongan 6 keluarga laskar tersebut langsung mendatangi kantor Komnas HAM. Mereka tampak mengenakan masker dan lolos pemeriksaan protokol kesehatan.

“Rencananya bersama perwakilan keluarga para syuhada dan beberapa tokoh nasional datang ke Komnas HAM untuk memberikan bukti,” kata Azis Yanuar, pengacara keluarga 6 anggota pasukan paramiliter FPI, dalam keterangannya. keterangannya, Senin (21/12/2020).

Lihat lebih lanjut di halaman berikutnya.

Source