Bisakah Smartwatch Digunakan untuk Mendeteksi COVID-19?

ACCURATE.CO, Saat ini cara untuk menguji seseorang terhadap virus Corona atau tidak adalah dengan pergi ke klinik atau fasilitas kesehatan untuk menjalani serangkaian tes. Namun, baru-baru ini sebuah penelitian mengungkapkan ada potensi yang sebenarnya tidak perlu kita lakukan untuk melakukan tes ini

Dilansir dari Ubergizmo, Sabtu (16/1), menurut studi terbaru bertajuk Warrior Watch, jam tangan pintar kita memiliki kemampuan untuk mendeteksi apakah kita mungkin terinfeksi atau tidak sebelum gejala muncul.

“Tujuan kami adalah menggunakan alat untuk mengidentifikasi infeksi pada saat infeksi atau sebelum orang tahu bahwa mereka sakit,” jelas Rob Hirten, asisten profesor kedokteran di Icahn School of Medicine di Mount Sinai di New York City dan penulis studi tersebut. .

Baca juga:

“Kita sudah tahu bahwa penanda variabilitas detak jantung berubah seiring berkembangnya peradangan di tubuh, dan bahwa Covid adalah peristiwa peradangan yang luar biasa. Ini memungkinkan kami untuk memprediksi bahwa orang terinfeksi sebelum mereka menyadarinya, “kata Hirten kepada CBS MoneyWatch.

“Ini dilakukan dengan melihat detak jantung pemakainya, di mana penelitian menunjukkan bahwa pasien yang terinfeksi virus Corona mengalami variabilitas detak jantung yang lebih rendah, yang berarti hanya ada sedikit variasi waktu antar detak jantung,” tambahnya.

Namun hasil penelitian ini belum bisa dijadikan acuan bahwa jam tangan pintar saat ini benar-benar dapat membuat diagnosis yang pasti, terutama untuk mendeteksi COVID-19.

“Masalah [dengan pengujian] adalah Anda tidak dapat melakukannya pada orang setiap saat, sedangkan perangkat ini mengukur Anda 24/7. Jam tangan pintar memberi Anda data kembali dalam waktu nyata, waktu nyata, sedangkan jika Anda beruntung, Anda akan mendapatkan tes lagi dalam beberapa hari, “kata profesor Universitas Stanford, Michael Snyder.

Source