Bisa Dilihat dari Bumi, Ini 5 Fakta Menarik Planet Saturnus

ACCURATE.CO, Mulai tanggal 6 hingga 8 April 2021, masyarakat Indonesia sudah bisa melihat penampakan planet Saturnus. Fenomena ini, yang dikenal sebagai konjungsi rangkap tiga Bulan, Yupiter dan Saturnus, terjadi ketika Saturnus berada sangat dekat dengan Bulan dan Yupiter.

Pelaporan dari berbagai sumber, ACCURATE.CO mengumpulkan sejumlah fakta menarik terkait planet Jupiter.

1. Jauh lebih besar dari Bumi

Saturnus memiliki luas permukaan 4,27 miliar kilometer persegi atau sekitar 83,7 ribu kali lipat dari Bumi. Jika dibandingkan dengan Bumi, dibutuhkan setidaknya sembilan Bumi yang dipukat agar sesuai dengan diameter Saturnus. Ukuran ini belum dipadukan dengan cincin.

Baca juga:

2. Miliki cincin yang unik

Cincin Saturnus memang dikenal memiliki beragam material unik dengan berbagai ukuran. Total ada 7 bagian utama ring utama. Cincin ini setiap detik menghujani planet Saturnus dengan material 45 ribu kilogram yang terdiri dari berbagai macam dan bentuk. Selain itu, cincin ini bisa langsung menghilang jika sejajar dengan Bumi.

3. Terbuat dari gas

Berbeda dengan Bumi yang memiliki permukaan tanah padat, Saturnus hanya diisi gas. Oleh karena itu Saturnus tidak dapat dihuni karena tidak ada material padat yang membentuk permukaannya. Sedangkan komponen di atmosfer Saturnus didominasi oleh Hidrogen dan Helium.

4. Hanya 10,7 jam sehari

Planet Saturnus merupakan salah satu planet yang memiliki perhitungan yang sulit untuk diprediksi. Namun dari berbagai penelitian yang ada, untuk melakukan rotasi atau menyelesaikan satu putaran pada porosnya, yang dalam siklus bumi disebut satu hari, Saturnus hanya membutuhkan waktu sekitar 10,7 jam. Sedangkan untuk mengorbit matahari atau melakukan Revolusi, yang dalam siklus bumi disebut satu tahun, Saturnus membutuhkan waktu hingga 29 tahun.

5. Ada 53 satelit

Bumi diketahui hanya memiliki satu satelit alami, yaitu Bulan. Sedangkan Saturnus memiliki 53 satelit alam yang berada di orbit Saturnus. Selain jumlah tersebut, masih ada 9 satelit alam lainnya yang masih menunggu konfirmasi peneliti. Jika ini diresmikan, maka satelit alam Saturnus akan menjadi 62 satelit alam.

Fenomena rangkap tiga dari konjungsi Bulan, Yupiter, dan Saturnus ini nantinya dapat diamati dari arah Timur-Tenggara. Sedangkan waktu terbaik untuk menikmatinya sekitar pukul 03.00 WIB hingga subuh atau sekitar 42 menit sebelum matahari terbit.[]

Source