Berubah harga patokan LPG 3 kg untuk non subsidi? : Ekonomi Okezone

JAKARTA – Harga patokan pencairan Petroleum Gas (LPG) 3 kg uang kembalian. Dimana, tertuang dalam keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral 253.K / 12 / MEM / 2020.

Mengacu pada regulasi ini, dimungkinkan untuk LPG 3 kg non subsidi. Pasalnya, elpiji bersubsidi sepertinya tidak mengalami perubahan. HET tetap berada di setiap wilayah sesuai dengan aturan lama.

Jadi, saya lihat tidak akan berpengaruh pada harga elpiji 3 kg bersubsidi. Untuk nonsubsidi menurut saya populasinya masih sedikit, kata Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan kepada Okezone, Minggu (17/1/2021). ).

Ia juga mengungkapkan bahwa Pertamina sebagai badan usaha akan tetap mengikuti aturan yang dibuat oleh pemerintah.

Sebelumnya, dalam diktum pertama Peraturan Menteri tersebut disebutkan bahwa patokan harga LPG 3 Kg ditetapkan berdasarkan Harga Indeks Pasar (HIP LPG Silinder 3 Kg) yang berlaku pada bulan yang bersangkutan ditambah biaya distribusi (termasuk penanganan). dan margin.

“Harga patokan LPG Silinder 3 Kg sebagaimana dimaksud pada diktum pertama ditetapkan dengan rumus 103,85% (seratus tiga koma delapan puluh lima persen) Silinder LPG HIP 3 Kg + USD 50,11 / MT (lima puluh koma sebelas dollar AS per metrik ton.) + Rp.1.879,00 / kg (seribu delapan ratus tujuh puluh sembilan rupiah per kilogram), “kata diktum kedua yang dikutip oleh MNC Portal di Jakarta.

Rumus harga referensi dapat dievaluasi setiap saat dengan mempertimbangkan realisasi dari faktor-faktor yang mempengaruhi penyediaan dan pendistribusian Liquefied Petroleum Gas Cylinder 3 Kilogram.

Baca juga: Harga Baru Gas LPG 3 Kg, Ini Besarannya

Source