Bertemu Sekali Dalam 20 Tahun, Pertemuan Hebat Tak Bisa Dilewatkan »RADARSEMARANG.ID

SEMARANG, Radar Semarang – Sebanyak 240 santri Pondok Pesantren Kecakapan Hidup Daarun Najaah (Ponpes) mengikuti observasi kejadian-kejadian langka. Yaitu Konjungsi Besar atau hubungan besar antara planet Jupiter dan Saturnus.

Pengasuh Ponpes Life Skill Daarun Najaah, Ahmad Izzuddin menjelaskan, hubungan yang hebat sendiri merupakan peristiwa dimana planet Yupiter dan Saturnus berada dalam satu garis lurus dengan bumi. Dimana hal ini hanya bisa disaksikan oleh manusia setiap 20 tahun sekali.

“Karena Saturnus membutuhkan waktu hampir 30 tahun untuk mengorbit matahari, sedangkan Jupiter membutuhkan waktu hampir 12 tahun. Hal inilah yang membuat konjungsi hanya terjadi sekali setiap 20 tahun,” ujarnya.

Ketua Umum Ikatan Dosen Falak Indonesia (ADFI) menambahkan, pada konjugasi tahun ini posisi planet jauh lebih dekat dari biasanya. Ini tidak terjadi lagi dalam 400 tahun, jadi ini bahkan lebih istimewa. “Planet terakhir yang terlihat sedekat ini adalah pada tahun 1226. Atau selama Abad Pertengahan,” lanjutnya.

Oleh karena itu, untuk mengabadikan momen langka tersebut, pihaknya mengajak seluruh siswa untuk melakukan observasi agar dapat belajar dan mensyukuri kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.

“Menurut saya sangat penting untuk memiliki kesempatan dalam hidup kita untuk menyaksikan pertemuan malam ini. Itu adalah berkah yang tidak bisa dipungkiri,” pungkasnya.

Sementara itu, Panitia Pengamatan Anis Geprek menjelaskan bahwa pengamatan dilakukan selama tiga jam. Dengan menggunakan teleskop khusus yang telah disediakan oleh pihak pesantren. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut. “Insya Allah kami akan terus mengadakan kegiatan seperti ini,” pungkasnya. (akm / ida)

Source