Benarkah pola makan Anda akan lebih sehat saat terjadi pandemi? Ini surveynya

Benarkah pola makan Anda akan lebih sehat saat terjadi pandemi? Ini surveynya

23 Mar 2021

Foto: Shutterstock

Selama pandemi tingkat kesadaran masyarakat akan kesehatan meningkat. Tak sedikit yang berupaya meningkatkan kekebalan tubuh dengan mengubah gaya hidup. Dilihat dari perkembangan tren yang ditangkap oleh media sosial, mengubah pola makan dan lebih sering berolahraga menjadi dua hal yang paling banyak dilakukan. Tapi, benarkah saat terjadi pandemi, Anda akan menjalani pola makan yang lebih sehat? Pasalnya, anjuran untuk tinggal di rumah juga menimbulkan kebiasaan ngemil yang belum tentu menyehatkan.

Femina melakukan survei untuk mengetahui apakah pola makan masyarakat berubah menjadi lebih sehat selama pandemi.

Sebanyak 82% dari 300 responden menyatakan pola makan mereka berubah selama pandemi. Tentunya hal ini dikarenakan 90% dari mereka lebih banyak menghabiskan waktunya untuk memasak di rumah. Namun hanya 62% yang mengatakan bahwa mereka melakukan kebiasaan tersebut demi kesehatan. Selebihnya lebih memilih kebiasaan ini karena bisa menghemat alokasi pengeluaran untuk makan.

Dokter dan perawat telah mendengar rekomendasi untuk lebih banyak sayuran dan buah-buahan selama pandemi. Dibandingkan sebelum pandemi, 73% mengatakan mereka makan lebih banyak sayur dan buah untuk menjaga kekebalan.

Meski berhemat merupakan alasan penting, dalam hal pemilihan makanan, mereka tetap mementingkan nutrisi dalam makanan yang mereka beli. Mengenai pemilihan bahan makanan, hanya 27% yang mementingkan belanja sembako dengan harga ekonomis, dan 16% mementingkan kepraktisan saat memasaknya. Selebihnya, 35% memilih menggunakan bahan yang kaya nutrisi dan 23% persen peduli dengan kesegaran makanan yang dibelinya.

Tak hanya soal nutrisi, ketersediaan bahan pangan organik juga memengaruhi pilihan belanja mereka. Sebanyak 69% responden merasa penting untuk memilih bahan organik.

Meski tren makanan sehat sudah dimulai sejak beberapa tahun lalu, nampaknya tren ini semakin menguat saat pandemi melanda. Keinginan untuk menjaga kekebalan tubuh menjadi salah satu alasannya. Pergeseran pola makan ini mungkin menjadi salah satu alasan meningkatnya jumlah outlet on line yang menjual bahan makanan dan makanan sehat.

Baca juga:
Belanja Online Habit Baru Membuat Anggaran Jajan Membengkak. Ini surveynya!
6 Kue Paling Viral Tahun 2020. Yang Mana Yang Belum Kamu Coba?
Rawon Menangkan Hasil Survei sebagai Makanan Sup Terlezat di Asia

Isyana Atiningmas


Tema

#makansehat, #foodansheat, # covid-19, # survey



Source