BEI mencabut Surat Persetujuan Anggota Bursa Oso Sekuritas

ILUSTRASI. Pencabutan Surat Persetujuan Anggota Bursa untuk Oso Sekuritas ini mulai tanggal 5 Februari 2021.

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T. Rahmawati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut Surat Persetujuan Anggota Bursa PT OSO Sekuritas Indonesia. Surat Persetujuan Anggota Bursa untuk Oso Sekuritas ini dicabut sejak tanggal 5 Februari 2021.

“Pencabutan keanggotaan bursa didasarkan pada ketentuan III.1.2 dan III.2.1 Peraturan Bursa Nomor III-G tentang Pembekuan dan Pencabutan Persetujuan Keanggotaan Bursa,” tulis Direktur Pengawasan dan Kepatuhan Transaksi Kristian S. Manullang dan Direktur Perdagangan dan Peraturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo, dalam pengumuman bursa, Jumat (5/2).

Oso Sekuritas mengantongi Surat Persetujuan Anggota Bursa pada 22 Mei 1995. Perusahaan ini menggunakan kode broker AD.

Sebelumnya, BEI menghentikan perdagangan Oso Sekuritas pada Senin, 20 April 2020. Oso Sekuritas Indonesia tidak diperbolehkan melakukan aktivitas perdagangan di BEI hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemantauan Bursa terhadap Sistem Pusat Pelaporan MKBD, diketahui nilai MKBD PT OSO Sekuritas Indonesia per 17 April 2020 belum memenuhi nilai minimum MKBD yang disyaratkan, kata BEI. dalam pengumumannya saat itu, Senin (20/4).

Baca juga: Kejaksaan Agung memeriksa 17 saksi dari MI dan bank kustodian terkait kasus Jiwasraya

BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerapkan minimal NAWC sebesar Rp25 miliar. Mengutip profil di situs BEI per 20 April 2020, nilai akhir MKBD Oso Sekuritas Indonesia adalah Rp 22,25 miliar.

Sedangkan MKBD Oso Sekuritas Indonesia mengalami penurunan sejak Maret. Pada bulan Februari rata-rata MKBD tercatat sebesar Rp. 27,59 miliar. Bahkan, nilai tersebut tumbuh dari Januari yang tercatat Rp. 27,31 miliar.

Pada Maret rata-rata MKBD turun menjadi Rp 27,27 miliar. Penurunan terus berlanjut pada April, rata-rata MKBD OSO Sekuritas Indonesia menjadi Rp 26,51 miliar.

Sekadar informasi, perusahaan sekuritas ini memegang izin sebagai Perantara Pedagang Efek (PEE) dan Perantara Pedagang Efek (PPE). Sedangkan untuk pemegang saham mayoritas PT Citra Putra Mandiri hingga 99,62%.

Baca juga: BEI telah menjatuhkan denda kepada Waterfront Sekuritas karena laporan MKBD tidak akurat

DONASI, Dapatkan Voucher Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terima kasih atas perhatiannya, terdapat voucher gratis senilai donasi yang bisa digunakan untuk berbelanja di KONTAN Store.



Source