Bayern Sabar Menunggu Sane Bersinar

Munich

Bayern Munich memahami rasa frustrasi Leroy Sane akhir pekan lalu. Die Roten akan dengan sabar menunggu Sane mencapai performa terbaiknya.

Bayern memang mendapatkan Sane musim panas lalu, pemain yang sangat didambakan. Sane diprediksi akan menambah daya gedor Bayern yang memang sudah luar biasa saat ini.

Kecepatan dan kelincahan Sane di sayap sempurna untuk permainan Bayern. Namun, adaptasi Sane ternyata tak mulus karena masih kesulitan mengamankan tempat di tim utama.

Sane hanya tampil 16 kali di semua kompetisi dan membuat lima gol dan tiga assist. Khusus di Bundesliga, Sane hanya menyumbangkan tiga gol dan tiga assist.

Jauh dari ekspektasi Bayern, sehingga lagi-lagi mereka harus mengandalkan Robert Lewandowski sebagai mesin gol, sementara para winger lainnya masih belum “panas”.

Di laga terakhirnya, Sane mengalami kesialan saat masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-32 pertandingan melawan Bayer Leverkusen. Tapi, Sane justru tampil buruk sehingga digantikan lagi pada menit ke-68 oleh Jamal Musiala.

Sane juga terlihat sangat kesal dan bahkan tidak ingin melihat pelatih Hansi Flick. Bayern akhirnya menang 2-1 melalui gol Lewandowski di masa injury time. Silakan lihat cuplikan pertandingan di Mola TV melalui Link ini.

“Leroy tidak senang saat diganti, itu jelas dan bisa dimaklumi. Dia diberi bakat luar biasa oleh Tuhan. Saya hanya percaya pada satu hal: Sane belum bisa mencapai level permainan Bayern saat ini,” kata Bayern. CEO, Karl-Heinz Rummenigge, kepada OLAHRAGA 1.

“Seperti Thomas Mueller, dia adalah pahlawan saya kemarin. Dia sangat rajin naik turun, tapi dia tidak punya bakat luar biasa seperti Leroy. Leroy harus bisa mengasah, itu tugasnya,” lanjutnya.

“Kami telah melakukan yang terbaik sehingga dia datang ke Bayern. Kami tidak hanya mendorong semua pemain, tapi juga tantangannya. Dia harus bisa memaksimalkan itu dan tim akan selalu mendukungnya.”

“Dia harus berubah, Leroy harus bisa menyesuaikan karakternya dengan FC Bayern. Dia akan benar-benar belajar.”

(mrp / krs)




Source