Bayer Leverkusen runtuh, Peter Bosz Dipecat

Penurunan drastis performa Leverkusen membuat pelatih asal Belanda itu kehilangan posisinya.

Bayer Leverkusen resmi memecat pelatih mereka, Peter Bosz menyusul performa buruk klub belakangan ini yang hanya mengoleksi delapan poin dari sembilan pertandingan di paruh kedua Bundesliga.

Laga terakhirnya ditandai dengan kekalahan 3-0 dari Hertha Berlin, Minggu (21/3) kemarin. Bosz telah melatih Leverkusen sejak awal musim 2019/20.

“Karena perkembangan klub dalam beberapa pekan terakhir, kami sampai pada kesimpulan bahwa pemisahan dari Peter Bosz tidak bisa dihindari,” kata kepala eksekutif Leverkusen Rudi Voller dalam sebuah pernyataan.

Leverkusen telah mencatat rekor tak terkalahkan dan tampaknya akan menantang gelar Bundesliga musim ini sebelum kekalahan 2-1 mereka dari Bayern Munich pada akhir Desember.

Di tahun 2021, mereka hanya meraih tiga kemenangan dan tiga hasil imbang dari 13 pertandingan yang mereka mainkan. Mereka juga tersingkir dari Liga Europa dan DFB-Pokal.

Leverkusen kalah di kandang dan tandang dalam pertandingan 32 terakhir Liga Europa melawan klub Swiss Young Boys, sementara mereka juga secara mengejutkan tersingkir dari DFB-Pokal di 16 besar melawan Essen.

Meski memimpin klasemen Bundesliga setelah melewati 12 pertandingan pertama, kini Leverkusen terancam gagal tampil di kompetisi Eropa musim depan setelah posisinya melorot ke tangga enam.

Sebelum mengelola Leverkusen, Bosz memimpin Ajax ke final Liga Europa 2017 sebelum menjalani periode singkat sebagai pelatih Borussia Dortmund.

Hannes Wolf, 39, akan mengambil alih pos yang ditinggalkan Bosz hingga akhir musim. Mantan pelatih tim yunior Dortmund telah bekerja di Stuttgart, Hamburg dan Genk serta timnas yunior Jerman baru-baru ini.

Source