Bagaimana rasanya gagal menjadi Pelatih Terbaik FIFA, Flick?

Munich

Hansi Flick gagal terpilih sebagai Pelatih Terbaik FIFA, meski ia telah menampilkan dirinya tiga kali lipat untuk Bayern Munich. Apa pendapat Anda tentang hasilnya?

Flick kalah bersaing dengan manajer Liverpool, Juergen Klopp, yang terpilih sebagai Pelatih FIFA Terbaik 2020, Jumat (18/12/2020). Hasil ini mengejutkan berbagai pihak, mengingat Klopp hanya mempersembahkan trofi Liga Inggris untuknya Orang Komunis tahun ini.

Dari segi kuantitas, apa yang diraih Klopp jauh lebih sedikit daripada yang didapat Flick bersama Bayern. Die Roten sukses menyabet lima gelar sepanjang tahun 2020, termasuk gelar tiga kali lipat Liga Jerman, Piala DFB dan Liga Champions.

Hansi Flick pun angkat suara terkait kegagalannya meraih gelar Pelatih Terbaik FIFA 2020. Pemain berusia 55 tahun itu mengaku sedikit kecewa dengan hasil tersebut, namun tak menyangkal Klopp pantas menerima penghargaan kali ini.

“Kami selalu menerimanya seperti olahragawan. ‘Kloppo’ jelas layak mendapatkan gelar ini dan stafnya, sama seperti staf saya layak mendapatkannya,” kata Flick. KAMI.

“Hidup harus terus berjalan. Tentu saja saya sedikit kecewa dengan hasil semalam, yang normal. Ketika Anda berada di tiga besar, Anda jelas ingin menang. Kami hidup dalam performa orang-orang, jadi kami pasti ingin menang,” dia menambahkan.

“Tapi semuanya harus berjalan, kami memiliki tujuan baru untuk dicapai. Sekarang setelah masalah ini selesai, tim telah mencapai hasil yang luar biasa,” katanya tentang kegagalan untuk memenangkan gelar Pelatih FIFA Terbaik 2020.

Hansi Flick berhasil membawa Bayern Munich ke puncak klasemen Liga Jerman pada jeda Natal 2020, setelah timnya menang 2-1 atas Bayer Leverkusen akhir pekan ini. Cuplikan pertandingan dapat disaksikan di Mola TV melalui tautan ini.

(teluk / kas)




Source